Demokrat Klaim Kawula Muda Ingin Agus Yudhoyono Jadi Presiden

Kompas.com - 27/07/2017, 12:05 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di istana Negara, Jakarta, Minggu (25/6/2017). KOMPAS.com/Fabian Januarius KuwadoAgus Harimurti Yudhoyono bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di istana Negara, Jakarta, Minggu (25/6/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto mengklaim putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono merupakan figur diharapkan generasi muda menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang. Agus juga mengklaim dorongan untuk putra SBY itu sangat kuat, baik di internal dan generasi muda di luar partai.

"Seluruh Indonesia rata-rata kawula mudanya menginginkan Mas AHY ini menjadi next leader. Bahkan kawula mudanya tidak hanya dari Demokrat tapi yang lain juga mendorong," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Sementara itu, disinggung pertemuan SBY dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto juga akan membahas poros koalisi untuk 2019, Agus mengatakan hal itu sah-sah saja. Terlebih dengan ketentuan ambang batas pencalonan Presiden (presidential threshold) pada UU Pemilu, yakni 20-25 persen.

(Baca: AHY: Banyak Orang Bertanya, Jangan-jangan Saya Menghilang Setelah Pilkada DKI)

Namun, belum dipastikan AHY akan disandingkan dengan Prabowo pada Pemilu 2019 mendatang. Yang jelas, kata Agus, komunikasi antara Demokrat dan Gerindra tetap berjalan baik.

"Kalau Gerindra dan Demokrat mau berkoalisi sudah lebih dari 20 persen. Parpol kan harus cair, lentur dan diterima semua masyarakat," tuturnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak hanya 3M, Masyarakat Bisa Antisipasi Covid-19 dengan 3K

Tidak hanya 3M, Masyarakat Bisa Antisipasi Covid-19 dengan 3K

Nasional
Nama Presiden Jokowi Diabadikan Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab

Nama Presiden Jokowi Diabadikan Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab

Nasional
Polisi di Selayar Tewas Setelah Ditemukan Tertembak dalam Mushala

Polisi di Selayar Tewas Setelah Ditemukan Tertembak dalam Mushala

Nasional
Jokowi Pastikan RI Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 di Tengah Pandemi

Jokowi Pastikan RI Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 di Tengah Pandemi

Nasional
Targetkan 10.000 Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja, KASBI Ingatkan Protokol Kesehatan

Targetkan 10.000 Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja, KASBI Ingatkan Protokol Kesehatan

Nasional
Polisi Tangkap 7 Admin yang Diduga Terkait Ricuhnya Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Polisi Tangkap 7 Admin yang Diduga Terkait Ricuhnya Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pemerintah Diminta Lebih Mendengar Suara Rakyat

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pemerintah Diminta Lebih Mendengar Suara Rakyat

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pilkada Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19

Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pilkada Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Polemik Makan Siang untuk 2 Jenderal Polisi Tersangka Kasus Red Notice Djoko Tjandra di Kejari Jaksel

Polemik Makan Siang untuk 2 Jenderal Polisi Tersangka Kasus Red Notice Djoko Tjandra di Kejari Jaksel

Nasional
Aksi Tolak UU Cipta Kerja Akan Kembali Digelar, Polri Minta Pedemo Waspada Penyusup

Aksi Tolak UU Cipta Kerja Akan Kembali Digelar, Polri Minta Pedemo Waspada Penyusup

Nasional
Djoko Tjandra Kembali Jalani Sidang Kasus Surat Jalan Palsu

Djoko Tjandra Kembali Jalani Sidang Kasus Surat Jalan Palsu

Nasional
365.240 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Janji Pengadaan Vaksin

365.240 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Janji Pengadaan Vaksin

Nasional
[POPULER NASIONAL] Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo Dijamu Makan Siang Kajari Jaksel | 28 dan 30 Oktober Cuti Bersama

[POPULER NASIONAL] Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo Dijamu Makan Siang Kajari Jaksel | 28 dan 30 Oktober Cuti Bersama

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf: Menhan Prabowo dan Proyek 'Food Estate'

Setahun Jokowi-Ma'ruf: Menhan Prabowo dan Proyek "Food Estate"

Nasional
Setahun Jokowi dan Pidatonya soal Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Setahun Jokowi dan Pidatonya soal Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X