Kompas.com - 25/07/2017, 13:41 WIB
Letnan Dua TNI AL Tri Prasetyo bersujud di kaki sang ibu usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai perwira remaja di Istana Presiden, Selasa (25/7/2017). Fabian Januarius KuwadoLetnan Dua TNI AL Tri Prasetyo bersujud di kaki sang ibu usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai perwira remaja di Istana Presiden, Selasa (25/7/2017).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Letnan Dua TNI Angkatan Laut Tri Prasetyo langsung bersujud di kaki ibunya.

Air matanya membasahi kaki sang ibu. Sang ayah menatap haru di sebelahnya.

Usai mencium kaki sang ibu, Tri menyalami dan mencium sang ayah.

Tri adalah salah satu dari 729 perwira remaja TNI-Polri yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Tri yang merupakan anak petani asal Lamongan, Jawa Timur, mengaku terharu dilantik. Ditambah prosesi tersebut dilakukan di kompleks Istana Kepresidenan.

Sebab, pelantikan di Istana merupakan pertama kali semenjak 14 tahun terakhir.

"Selama saya pendidikan empat tahun di Akademi AL, suatu kehormatan bagi saya dan keluarga saya bisa mengunjungi Istana," ujar Tri, usai pelantikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelantikan ini luar biasa bagi saya dan enggak bisa ngomong apa-apa lagi, intinya saya benar-benar bangga, benar-benar luar biasa gembira banget bisa dilantik di Istana Negara," lanjut dia.

(baca: Jokowi: Ingat, Saudara adalah Masa Depan TNI-Polri...)

Sang ayah, Kardiutomo, mengaku bangga dengan pelantikan anak bontotnya itu sebagai perwira remaja TNI AL.

Ia sedikit tak menyangka pekerjaannya sebagai petani mampu membawa anaknya menjadi calon pemimpin TNI masa depan.

"Menjadi kebanggaan tersendiri ya. Karena berangkatnya ini dari seorang petani mempunyai anak taruna, menjadi sebuah kebangaan bagi saya sendiri," ujar Kardiutomo.

"Berarti saya benar-benar berhasil mendidik anak ini dan tidak kecewa. (anak saya) Bisa digunakan untuk masyarakat dan bangsa," lanjut dia.

Ia berpesan agar sang anak mampu mengemban tugas negara dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan agar sang anak tetap menjunjung tinggi kedisiplinan di dalam bekerja.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpinan Komisi II: Jika Pemilu 2024 Digelar April Akan Kacaukan Tahapan Pilkada

Pimpinan Komisi II: Jika Pemilu 2024 Digelar April Akan Kacaukan Tahapan Pilkada

Nasional
Jokowi: Saling Bantu Tanpa Melihat Perbedaan Kunci Tangguh Hadapi Pandemi

Jokowi: Saling Bantu Tanpa Melihat Perbedaan Kunci Tangguh Hadapi Pandemi

Nasional
Wamenag Harap Mahasiswa Jadi Katalisator Penguatan Moderasi Beragama

Wamenag Harap Mahasiswa Jadi Katalisator Penguatan Moderasi Beragama

Nasional
KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta dari Eks Mensos Juliari Batubara ke Kas Negara

KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta dari Eks Mensos Juliari Batubara ke Kas Negara

Nasional
Kemendikbud Ristek Kaji Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Sekolah

Kemendikbud Ristek Kaji Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Sekolah

Nasional
KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

Nasional
Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Nasional
Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Nasional
Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksaan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksaan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukkan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukkan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.