Tanpa PAN, Enam Parpol Nyatakan Semakin Solid Dukung Jokowi-JK

Kompas.com - 24/07/2017, 18:29 WIB
Sejumlah Anggota DPR RI dan petinggi partai politik mendatangi Istana Presiden, Jakarta, Senin (24/7/2017). Fabian Januarius KuwadoSejumlah Anggota DPR RI dan petinggi partai politik mendatangi Istana Presiden, Jakarta, Senin (24/7/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Perwakilan enam partai politik menyatakan semakin solid dalam mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Partai politik yang dimaksud adalah partai politik yang sebelumnya mendukung Jokowi-JK pada Pilpres 2019, yakni PDI Perjuangan, Nasdem, PPP, Hanura dan PKB.

Partai Golkar yang masuk dalam koalisi setelah pilpres, termasuk dalam partai yang menyatakan solid dukung pemerintah. Hanya PAN yang tidak termasuk di dalamnya.

Dukungan itu sendiri merupakan hasil dari pertemuan antara perwakilan enam parpol itu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/7/2017).

"Dari silaturahmi tadi, yang tercermin adalah semangat dan militansi kuat secara solid untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK, termasuk seluruh program dan kebijakannya," ujar Sekjen Golkar Idrus Marham, usai pertemuan.

Dukungan, lanjut Idrus, akan tercermin di dalam pembahasan produk legislasi yang masih tertahan di DPR RI.

(Baca juga: Jokowi Kumpulkan Elite DPR dari Partai Pemerintah, PAN Tak Diundang)

Diketahui, ada tiga produk legislasi yang belum disetujui DPR, yakni RUU Anti-Terorisme, Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, dan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Pokoknya semua kebijakan. Nanti akan dibahas lebih lanjut satu per satu item," ujar Idrus.

Sementara itu, soal PAN yang tidak hadir dalam pertemuan, Idrus enggan menanggapi.

"Kan memang faktanya (perwakilan PAN) tidak ada (dalam pertemuan)," ujar Idrus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Akui Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Lamban

Wapres Akui Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Lamban

Nasional
Resmi Dilantik, Bupati IDP Bertekat Wujudkan Visi Luwu Utara

Resmi Dilantik, Bupati IDP Bertekat Wujudkan Visi Luwu Utara

Nasional
Beri Dukungan ke Anggota Keluarga yang Terpapar Covid-19, Satgas Sarankan 4 Hal Ini

Beri Dukungan ke Anggota Keluarga yang Terpapar Covid-19, Satgas Sarankan 4 Hal Ini

Nasional
Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Nasional
Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Nasional
UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke 'Marketplace'

Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke "Marketplace"

Nasional
UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

Nasional
Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Nasional
UPDATE 26 Februari: Ada 75.822 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 26 Februari: Ada 75.822 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Bonus Demografi Berpeluang Tingkatkan Perekonomian Nasional, Asal ...

Bonus Demografi Berpeluang Tingkatkan Perekonomian Nasional, Asal ...

BrandzView
Satgas Sebut 80.000 Duta Perubahan Perilaku Akan Bantu PPKM Mikro

Satgas Sebut 80.000 Duta Perubahan Perilaku Akan Bantu PPKM Mikro

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X