Amien Rais: Pansus Angket Akan Buka 'Selubung Wangi' KPK yang Ternyata Palsu, Busuk

Kompas.com - 13/07/2017, 05:08 WIB
Mantan Ketua MPR RI Amien Rais dalam acara halal bihalal PAN di Kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Mantan Ketua MPR RI Amien Rais dalam acara halal bihalal PAN di Kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memantau berjalannya kerja Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia memperkirakan, banyak fakta yang akan dibuka oleh Pansus terkait komisi anti-rasuah tersebut.

"Pansus Angket KPK itu menurut saya akan membuka 'selubung wangi' KPK kemudian isinya ternyata palsu, busuk, enggak enak lah," kata Amien, dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal PAN di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2017).

Jika fakta-fakta tersebut dibuka, Amien membayangkan apakah masyarakat nantinya masih masih percaya kepada KPK atau tidak. Namun, ia tak berkomentar lebih lanjut.

Baca: Amien Rais Minta KPK 'Turun Mesin', Semua Pejabatnya Diganti

Ia mengajak seluruh pihak untuk sama-sama memantau dinamika yang terjadi, termasuk jika hasil Pansus menyatakan KPK perlu dibubarkan.

"Kita lihat bersama-sama. Mau dibubarkan atau diperpanjang itu nanti urusan DPR. Jadi kami optimistis sekali, kami baca angin semilir buat kita. Untuk kebenaran," kata mantan Ketua MPR RI itu.

Pada acara halal bihalal PAN, selain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan jajaran partainya, terlihat hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Politisi Partai Golkar Roem Kono, hingga Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama.

Baca: KPK Akan Dalami Aliran Uang kepada Amien Rais dalam Perkara Lain

Hadir pula sejumlah ulama, seperti Din Syamsuddin, Abdullah Gymnastiar, Yusuf Mansyur, Ali Jaber, dan lainnya. Ketua GNPF MUI Bahtiar Nasir juga terlihat hadir.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Terkini Lainnya

Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Nasional
Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Nasional
Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Nasional
Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Nasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

Nasional
'Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang...'

"Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang..."

Nasional
KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

Nasional
BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

Nasional
Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Nasional
Fadli Zon: Kami Mau Cari Kebenaran, Bukan Sekadar Persolan Administratif

Fadli Zon: Kami Mau Cari Kebenaran, Bukan Sekadar Persolan Administratif

Nasional
Kejagung Terima 14 SPDP untuk 447 Tersangka Kerusuhan 22 Mei

Kejagung Terima 14 SPDP untuk 447 Tersangka Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pansel, Ini Salah Satu Tantangan Pimpinan KPK Selanjutnya

Menurut Pansel, Ini Salah Satu Tantangan Pimpinan KPK Selanjutnya

Nasional
Ketua DPR Minta Kemenkumham dan Komisi III Bahas Kasus Pelesiran Setya Novanto

Ketua DPR Minta Kemenkumham dan Komisi III Bahas Kasus Pelesiran Setya Novanto

Nasional
MK: Saksi Sengketa Pilpres 15 Orang, Jika Ingin Lebih Ajukan ke Hakim

MK: Saksi Sengketa Pilpres 15 Orang, Jika Ingin Lebih Ajukan ke Hakim

Nasional
Kejagung Tunjuk Lima Jaksa Tangani Kasus Dugaan Makar Sofyan Jacob

Kejagung Tunjuk Lima Jaksa Tangani Kasus Dugaan Makar Sofyan Jacob

Nasional

Close Ads X