Kompas.com - 10/07/2017, 19:34 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berharap Nahdlatul Ulama (NU) bersatu mendukung satu calon dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2017, yakni Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Oleh karena itu, dia meminta agar kader NU Khofifah Indar Parawansa tidak ikut maju dalam Pilgub Jatim dan tetap konsentrasi dengan jabatannya saat ini sebagai Menteri Sosial.

"Kami serius mendorong keluarga besar NU harus bersatu, termasuk bu Khofifah. Kami meminta bu Khofifah agar tetap melanjutkan karya-karya cemerlangnya di Kementerian Sosial," kata Cak Imin melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/7/2017). 

Khofifah, kata Cak Imin, adalah salah satu kader NU yang paling dibanggakan warga nahdliyin. Sebagai menteri sosial, Khofifah telah mampu berkontribusi besar bagi umat dan rakyat, bukan hanya di Jatim, tetapi di seluruh Indonesia.

(Baca: Nasdem Incar Khofifah Untuk Pilgub Jatim, Sudah Izin Jokowi?)

"Tugas berat membutuhkan NU yang kompak, NU yang solid, yang umatnya saling percaya. Menguatkan NU berarti mengokohkan NKRI," tambah dia.

Muhaimin mengatakan, demi bersatunya NU, PKB sudah mengalah. Sejak awal, PKB sudah memproyeksikan Abdul Hakim Iskandar, Ketua DPW PKB Jatim, sebagai calon.

Sebagai pemilik kursi DPRD terbanyak di Jawa Timur, yakni 20 kursi, PKB bisa mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Namun, atas permintaan para kiai dan sepuh NU, PKB memutuskan untuk mendukung Gus Ipul.

(Baca: Ditanya Soal Pilgub Jatim, Khofifah Bilang "Jangan Tanya Itu Dululah")

"Kami mengesampingkan fakta bahwa kami adalah partai terbesar di sana, dan cukup kuat untuk mendukung ketuanya  sendiri," tambah Muhaimin.

Khofifah sendiri saat ini belum mengungkapkan secara tegas niatnya untuk maju sebagai Cagub Jatim. Ketika terakhir ditanya soal itu, Khofifah memilih bersikap kalem.

“Ya nanti lah, saya kan sudah bilang, masih check sound. Pokoknya begitu deh,” ungkap Khofifah singkat, saat menghadiri acara peringatan Haul ke-550 Nyai Ageng Pinatih di Gresik, Minggu (9/7/2017).

Kompas TV PKB Pastikan Usung Saifullah Yusuf Pilgub Jatim 2018
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 Mei: 3.011 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 Mei: 3.011 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 Mei: 2.204 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 Mei: 2.204 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 Mei 2022: Bertambah 3, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.556

UPDATE 26 Mei 2022: Bertambah 3, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.556

Nasional
Salurkan Bansos di Denpasar, Jokowi: Boleh untuk Beli Minyak

Salurkan Bansos di Denpasar, Jokowi: Boleh untuk Beli Minyak

Nasional
UPDATE 26 Mei: Bertambah 243, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Capai 5.894.103

UPDATE 26 Mei: Bertambah 243, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Capai 5.894.103

Nasional
Perkosaan dalam Perkawinan Masuk Draf Revisi KUHP, Ancaman Hukumannya 12 Tahun

Perkosaan dalam Perkawinan Masuk Draf Revisi KUHP, Ancaman Hukumannya 12 Tahun

Nasional
Demokrat Terbuka Koalisi dengan PKB, tapi...

Demokrat Terbuka Koalisi dengan PKB, tapi...

Nasional
UPDATE 26 Mei: Tambah 246, Total Kasus Covid-19 Capai 6.053.670

UPDATE 26 Mei: Tambah 246, Total Kasus Covid-19 Capai 6.053.670

Nasional
Denda hingga Ratusan Juta Menanti CPNS yang Mengundurkan Diri

Denda hingga Ratusan Juta Menanti CPNS yang Mengundurkan Diri

Nasional
Situasi Pandemi Melandai, Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit Kembali

Situasi Pandemi Melandai, Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit Kembali

Nasional
Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Apa Sanksinya?

Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Apa Sanksinya?

Nasional
Bongkar Data Pemerintah Tak Akurat, Rieke Diah Pitaloka Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi UI

Bongkar Data Pemerintah Tak Akurat, Rieke Diah Pitaloka Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi UI

Nasional
Draf RKUHP, Pemerintah Usul Cabut Aturan Kepala Desa Bisa Adukan Pasangan Kumpul Kebo

Draf RKUHP, Pemerintah Usul Cabut Aturan Kepala Desa Bisa Adukan Pasangan Kumpul Kebo

Nasional
Begini Ragam Cara Teroris di Indonesia Kumpulkan Dana untuk ISIS

Begini Ragam Cara Teroris di Indonesia Kumpulkan Dana untuk ISIS

Nasional
Pemerintah Usul Aborsi Tak Dipidana jika Darurat Medis dan Hamil Akibat Perkosaan

Pemerintah Usul Aborsi Tak Dipidana jika Darurat Medis dan Hamil Akibat Perkosaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.