Kompas.com - 10/07/2017, 07:20 WIB
Presiden Jokowi nge-vlog bersama Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. YoutubePresiden Jokowi nge-vlog bersama Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

HAMBURG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo kembali mengabadikan aktivitasnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok Negara 20 atau G20 di Hamburg, Jerman dalam video blog di akun YouTube miliknya.

Kali ini, Presiden Jokowi menyampaikan salam dari Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

"Halo teman-teman dari Indonesia, ini Justin Trudeau dan saya di sini bersama Joko dan saya menikmati waktu saya di sini," ucap Perdana Menteri Trudeau, dalam video yang diunggah Jokowi pada Minggu (9/7/2017) malam.

Dalam video terlihat Presiden Jokowi diapit Justin Trudeau dan Ibu Negara Iriana Widodo. Pengambilan gambar sendiri diambil oleh Justin Trudeau, dengan tangan kirinya memegang kamera smartphone.

Justin Trudeau pun memanfaatkan kesempatan itu untuk memberikan pujian kepada Presiden Jokowi. Dia memberikan pesan kepada masyarakat Indonesia bahwa Presiden Jokowi telah bekerja keras demi Indonesia.

"Dia (Presiden Jokowi) telah bekerja keras untuk memastikan kita bersama untuk membangun masa depan yang baik bagi Indonesia," ucap Trudeau.

Justin Trudeau merupakan salah satu pemimpin muda dunia yang memesona. Selain tampil atraktif dan kerap memperlihatkan fashion statement yang unik, termasuk saat menggunakan kaus kaki merahnya, Trudeau menarik perhatian dunia dengan membuat kebijakan yang terbuka.

Di bawah kepemimpinan Trudeau, Kanada menjadi salah satu negara yang secara terbuka menerima para imigran dari negara yang sedang berkecamuk perang di Timur Tengah, termasuk dari Irak dan Suriah.

Banyak negara di Eropa yang menolak masuk para imigran dari dua negara itu karena khawatir disusupi oleh anggota atau simpatisan kelompok teror ISIS untuk beraksi di negaranya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Turki dan Jerman dalam beberapa hari terakhir, Jokowi memang menyempatkan diri untuk membuat vlog bersama kepala negara yang cukup populer di Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Gibran: Ibu Bahkan Sudah Packing

Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Gibran: Ibu Bahkan Sudah Packing

Nasional
Gibran: Saya Melihat Bapak Saya Sendiri Sebagai Atasan Saya

Gibran: Saya Melihat Bapak Saya Sendiri Sebagai Atasan Saya

Nasional
Din Syamsuddin: Pelita Fokus Verifikasi Administrasi Sebelum Bangun Koalisi

Din Syamsuddin: Pelita Fokus Verifikasi Administrasi Sebelum Bangun Koalisi

Nasional
Gibran Rakabuming Akui Bahas Pencalonan Gubernur dengan Pimpinan Parpol

Gibran Rakabuming Akui Bahas Pencalonan Gubernur dengan Pimpinan Parpol

Nasional
Di Rakernas, Partai Pelita Klaim Infrastruktur Partai Telah Terbentuk di Seluruh Provinsi

Di Rakernas, Partai Pelita Klaim Infrastruktur Partai Telah Terbentuk di Seluruh Provinsi

Nasional
Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Gibran Rakabuming: Kita Enggak Ngotot 3 Periode

Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Gibran Rakabuming: Kita Enggak Ngotot 3 Periode

Nasional
Wapres Harap Waisak Jadi Momentum Tingkatkan Kebijaksanaan Umat Buddha

Wapres Harap Waisak Jadi Momentum Tingkatkan Kebijaksanaan Umat Buddha

Nasional
Hormati Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu, AHY: Saya Lebih Baik Tidak Tergesa-gesa

Hormati Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu, AHY: Saya Lebih Baik Tidak Tergesa-gesa

Nasional
Update: 88.145 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,61 persen

Update: 88.145 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,61 persen

Nasional
Mengenal Berbagai Cara Penyelesaian Sengketa Pemilu

Mengenal Berbagai Cara Penyelesaian Sengketa Pemilu

Nasional
Update16 Mei: Cakupan Vaksinasi Dosis Ketiga 20,51 Persen

Update16 Mei: Cakupan Vaksinasi Dosis Ketiga 20,51 Persen

Nasional
Pengertian Kampanye dalam Pemilu dan Pilpres

Pengertian Kampanye dalam Pemilu dan Pilpres

Nasional
Pengertian dan Alasan Penerapan Parliamentary Threshold

Pengertian dan Alasan Penerapan Parliamentary Threshold

Nasional
Update 16 Mei: Ada 1.610 Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 16 Mei: Ada 1.610 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Pemanfaatan Teknologi Digital Masyarakat Indonesia Akan Dipamerkan dalam Sidang Kedua DEWG G20

Pemanfaatan Teknologi Digital Masyarakat Indonesia Akan Dipamerkan dalam Sidang Kedua DEWG G20

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.