Kompas.com - 08/07/2017, 18:22 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beserta istri (kanan) menyalami para pegawai Kemenpora pada acara halal bihalal di Auditorium Wisma Kemenpora, Senin (3/7/2017). KEMENPORAMenteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beserta istri (kanan) menyalami para pegawai Kemenpora pada acara halal bihalal di Auditorium Wisma Kemenpora, Senin (3/7/2017).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, kesiapan infrastruktur Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang sudah mencapai 80 persen.

"So far so good. Kalau Asian Games sudah sesuai dengan target. Infrastruktur sudah 80-an persen," kata Nahrawi pada acara halalbihalal di kediaman Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, kawasan Ciganjur, Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Dia meminta awak media melihat sendiri perkembangan itu, salah satunya di Gelora Bung Karno.

(Baca juga Jadi Tempat Latihan Atlet Asian Games, 10 GOR di DKI Akan Direvitalisasi)

Menurut Imam, pada Januari 2018, sudah ada acara pemanasan untuk Asian Games.

"Nanti Januari kita akan mulai test event untuk yunior sekaligus memastikan semua venue sesuai dengan standar," ujar Imam.

Asian Games 2018 akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September. Pemerintah menargetkan dapat menyelesaikan pembangunan venue Asian Games 2018, baik di Jakarta maupun Palembang, Sumatera Selatan, agar bisa tuntas paling lambat akhir tahun 2017 ini.

Jika arena Asian Games siap, Panitia Penyelenggara Asian Games XVIII Indonesia (Inasgoc) akan segera menggelar test event untuk cabang olaharaga yang akan dipertandingkan pada awal tahun depan.

Cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 36. Jumlah tersebut mengacu pada potensi medali kontingen tuan rumah.

Terkait cabang olahraga mana saja yang dihapus atau dipertahankan, Inasgoc akan membahasnya dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Puan Minta Deteksi Covid-19 Diperketat

Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Puan Minta Deteksi Covid-19 Diperketat

Nasional
UPDATE: Sebaran 4.608 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

UPDATE: Sebaran 4.608 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

Nasional
UPDATE: 8.918.784 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 8.918.784 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kekerasan Militer Israel, Pemerintah Diminta Dorong KTT OKI Lindungi Warga Palestina

Kekerasan Militer Israel, Pemerintah Diminta Dorong KTT OKI Lindungi Warga Palestina

Nasional
UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 63.258 Sampel dalam Sehari

UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 63.258 Sampel dalam Sehari

Nasional
UPDATE 12 April: Ada 87.034 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 12 April: Ada 87.034 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE: Bertambah 152, Kasus Kematian akibat Covid-19 Mencapai 47.617

UPDATE: Bertambah 152, Kasus Kematian akibat Covid-19 Mencapai 47.617

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.671, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.584.878

UPDATE: Bertambah 4.671, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.584.878

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.608, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1.728.204

UPDATE: Bertambah 4.608, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1.728.204

Nasional
UPDATE 12 Mei: Ada 95.709 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Mei: Ada 95.709 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Soal 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Anggota Komisi III DPR: Ada Kesan Mereka Mau Disingkirkan

Soal 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Anggota Komisi III DPR: Ada Kesan Mereka Mau Disingkirkan

Nasional
Menag: Dari Pandemi Kita Diingatkan, Nyawa Sesama adalah Prioritas Utama

Menag: Dari Pandemi Kita Diingatkan, Nyawa Sesama adalah Prioritas Utama

Nasional
Cegah Covid-19, Masyarakat di Zona Kuning dan Hijau Dilarang Silaturahmi secara Fisik

Cegah Covid-19, Masyarakat di Zona Kuning dan Hijau Dilarang Silaturahmi secara Fisik

Nasional
Satgas Imbau Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Tidak Silaturahmi secara Fisik

Satgas Imbau Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Tidak Silaturahmi secara Fisik

Nasional
SK Pembebasan Tugas 75 Pegawai KPK Dinilai Cacat Hukum

SK Pembebasan Tugas 75 Pegawai KPK Dinilai Cacat Hukum

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X