Yenny Wahid: Sebagai Saudara Sebangsa Harusnya Saling Memaafkan

Kompas.com - 04/07/2017, 07:00 WIB
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid saat ditemui usai pertemuan antara Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dengan sejumlah tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoDirektur Wahid Foundation Yenny Wahid saat ditemui usai pertemuan antara Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dengan sejumlah tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, menilai, Idul Fitri kali ini tepat untuk dijadikan momen merekatkan kembali hubungan persaudaraan sebangsa dan setanah air di Indonesia yang sempat merenggang. Itu, salah satunya disebabkan tingginya tensi politik saat Pilkada DKI Jakarta 2017 berlangsung kemarin.

"Momentum (Idul Fitri) tahun ini adalah kita baru saja melewati pergulatan politik yang menyisakan banyak luka. Mau diakui atau tidak, pilkada DKI kemarin menyisakan banyak sekali rasa sakit karena penuh dengan penghujatan dan lain sebagainya," ujar Yenny dalam acara "Satu Meja" di Kompas TV, Senin (3/7/2017) malam.

Karena itu, melalui tradisi saling bersilaturahmi dan memaafkan pada momen Idul Fitri, hendaknya amarah akibat saling menghujat dan menyalahkan juga turut dihilangkan.

(Baca: Saat Keluarga Melepas Rindu dengan Napi di Cipinang pada Hari Lebaran)


Ia melanjutkan, sebagai saudara sebangsa dan setanah air, semestinya masyarakat tidak larut dalam permusuhan yang ditimbulkan oleh perbedaan yang ada, termasuk perbedaan pilihan politik saat pilkada.

"Momen Idul Fitri ini memang adalah momen yang istimewa. Dan terutama di Indonesia karena dalam tradisi bangsa Indonesia ada sebuah tradisi yang unik, hanya ada di Indonesia, tidak ada di ngara lain yaitu tradisi halal bihalal," tutur Yenny.

"Apakah momen ini bisa menjadi momen untuk merekatkan kembali, sangat mungkin dan sangat bisa dan harus kita lakukan. (Sebagai) saudara kan harus saling memaafkan, mengasihi, dan menyayangi," lanjut putri sulung Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid itu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X