Menhub Pantau Pelabuhan Bakauheni, Arus Balik Masih Lancar

Kompas.com - 02/07/2017, 10:10 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memantau Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (2/7/2017). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memantau Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (2/7/2017).
|
EditorSandro Gatra

BAKAUHENI, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (2/7/2017).

Budi Karya tiba di Pelabuhan Bakauheni dengan menggunakan helikopter dan mendarat di Dermaga 7, sekitar pukul 09.00 WIB.

Menhub beserta rombongan langsung menuju ke pelabuhan, dan langsung masuk ke tempat penjualan tiket di Pelabuhan Bakauheni.

Budi berbincang dengan beberapa pemudik memastikan pelayanan yang diberikan sudah optimal dan tidak ada kendala berarti.


Usai memantau penjualan tiket, rombongan langsung menuju ke posko terpadu di Pelabuhan Bakauheni, tepatnya di dekat pintu masuk penumpang, atau tempat verifikasi tiket.

Tak lupa, Budi dan rombongan juga memantau Posko Terpadu Lebaran Polres Lampung Selatan yang ada di Pelabuhan Bakauheni.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi melaporkan arus balik di Pelabuhan Bakauheni berjalan lancar.

Mengutip data ASDP, dari Sabtu (1/7/2017) pukul 20.00 WIB hingga Minggu (2/7/2017) pukul 08.00 WIB, jumlah pemudik dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak tercatat sebanyak 574.942 orang atau 61 persen dari total pemudik Lebaran yang sebanyak 943.371 orang.

"Kita prediksi hari ini arus puncak. Tetapi, tidak akan 100 persen karena libur sekolah masih panjang. Sehingga kemungkinan, arus balik akan terdistribusi," kata Faik kepada wartawan, di kantor ASDP Bakauheni.

Faik menuturkan, seperti polanya, puncak arus balik pejalan kaki akan terjadi pada siang hari mulai pukul 11.00 WIB. Namun, untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat ke atas akan mulai ramai pada malam hari.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Sukses Observasi, Pemerintah Akan Perbaiki Bandara di Natuna

Usai Sukses Observasi, Pemerintah Akan Perbaiki Bandara di Natuna

Nasional
Gerindra: Prabowo Menjalankan Visi Presiden Jokowi Terkait Pertahanan

Gerindra: Prabowo Menjalankan Visi Presiden Jokowi Terkait Pertahanan

Nasional
Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Nasional
Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Nasional
Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan 'Itu Hak Legislasi DPR'

Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan "Itu Hak Legislasi DPR"

Nasional
Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Nasional
Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Nasional
Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Nasional
Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Nasional
Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Nasional
Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Nasional
Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Nasional
Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Nasional
Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Nasional
Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X