Ini Kronologi Pertemuan Mendadak Jokowi dengan Pimpinan GNPF-MUI

Kompas.com - 25/06/2017, 14:38 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), tepat pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah atau Minggu (25/6/2017), terbilang mendadak.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, saat Jokowi menggelar halalbihalal di Istana Negara, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menghubunginya.

Menag menyampaikan bahwa pimpinan GNPF-MUI ingin bersilaturahim dengan Presiden.

"Saat open house tadi, Pak Presiden saya lapori (GNPF-MUI) ingin bertemu. Presiden bilang, 'loh ini kan open house, ya siapa saja kita tunggu'," ujar Pratikno di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Minggu.

(baca: Mendadak, Jokowi Terima GNPF-MUI di Istana)

Melihat respons positif Presiden itu, Pratikno langsung menghubungi Menag Lukman kembali.

Pratikno juga berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto untuk mengundang GNPF-MUI ke Istana.

Awalnya, pertemuan ingin dilangsungkan pada sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, rupanya para pimpinan GNPF-MUI itu baru bisa datang lebih dari pukul 11.00 WIB.

(baca: Kirim Surat ke Jokowi, Pengacara Minta Kasus Rizieq Dihentikan)

Presiden Jokowi yang saat itu sudah berada di kediaman Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, lalu kembali ke Istana Presiden.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.