Hamdan Zoelva Ajak Masyarakat Berhenti Saling Hujat

Kompas.com - 25/06/2017, 09:55 WIB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINMantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mengajak umat muslim Indonesia untuk berhenti saling menghujat dan membenci dan saling sumpah serapah yang dapat membahayakan persaudaraan.

Hal itu disampaikan Hamdan saat menyampaikan khotbah Idul Fitri 1438 H, di Mesjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Minggu (25/6/2017) pagi, seperti dikutip Antara.

Dalam khotbahnya, Hamdan mengingatkan umat Islam untuk menunjukkan Islam adalah agama penuh rahmat bagi seluruh alam.

Agama yang memberikan sumbangsih paling besar dalam pembangunan kejayaan Indonesia dengan budaya adi luhur.

Pada kesempatan itu, dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu mengatakan, bangsa Indonesia memiliki tradisi Idul Fitri yang sangat luar biasa bagusnya, yang berbeda dengan tradisi di negeri muslim lain.

Tradisi saling mengunjungi, saling memaafkan serta saling menyapa antara warga adalah tradisi yang dapat mempererat dan memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.

Tradisi seperti ini terekam oleh para pendiri bangsa dan menjadikan sebagai salah satu dasar falsafah dalam berbagsa dan bernegara.

Ia juga mengingatkan hendaknya momentum Idul Fitri untuk mempererat hubungan persaudaraan diantara kita sebagai warga bangsa terlebih sesama muslim dan memperbaiki hubungan dengan sesama.

Hamdan menambahkan, perlu disadari bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai agung yang disepakati bersama.

"Sesungguhnya nilai ini lebih mudah dijalani jika kita menjalani ajaran Islam yang sebenarnya," kata dia.

Pada akhir khotbah, ia mengatakan, Idul Fitri harus membawa berkah bagi bangsa Indonesia karena dalam suasana Idul Fitri itu semangat kebersamaan dan persaudaraan dipupuk dan dibangun kembali.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sewa Pesawat Garuda, Jokowi Hindari Transit di Negara Positif Corona

Sewa Pesawat Garuda, Jokowi Hindari Transit di Negara Positif Corona

Nasional
Regulasi Terkait Pusat Data Akan Diatur Lewat Peraturan Menteri

Regulasi Terkait Pusat Data Akan Diatur Lewat Peraturan Menteri

Nasional
Rawan Sengketa Jelang Pilkada, Airlangga Lantik Hakim Mahkamah Golkar

Rawan Sengketa Jelang Pilkada, Airlangga Lantik Hakim Mahkamah Golkar

Nasional
Kemenkes Pastikan Informasi soal 6 Kota Zona Kuning Corona Tidak Benar

Kemenkes Pastikan Informasi soal 6 Kota Zona Kuning Corona Tidak Benar

Nasional
Menlu Ingatkan Tim Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Ikuti Protokol Kesehatan

Menlu Ingatkan Tim Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Ikuti Protokol Kesehatan

Nasional
Pemerintah Gunakan Pesawat Airbus 330 untuk Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess

Pemerintah Gunakan Pesawat Airbus 330 untuk Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess

Nasional
Soal Saudi Larang Umrah Sementara, Mahfud: Harus Kita Hormati

Soal Saudi Larang Umrah Sementara, Mahfud: Harus Kita Hormati

Nasional
Menurut Ahli, Idealnya Pemilu Dibagi jadi Nasional dan Lokal

Menurut Ahli, Idealnya Pemilu Dibagi jadi Nasional dan Lokal

Nasional
Pakar: DPR Harus Patuh soal Keserentakan Pilpres, Pemilihan DPR dan DPD

Pakar: DPR Harus Patuh soal Keserentakan Pilpres, Pemilihan DPR dan DPD

Nasional
Simpan Zat Radioaktif Secara Ilegal, Polisi Sebut SM Berpotensi Tersangka

Simpan Zat Radioaktif Secara Ilegal, Polisi Sebut SM Berpotensi Tersangka

Nasional
Jokowi Bertemu Tony Blair dan Bos Softbank untuk Bahas Ibu Kota Baru

Jokowi Bertemu Tony Blair dan Bos Softbank untuk Bahas Ibu Kota Baru

Nasional
Pasca-Evakuasi, 68 WNI dari Kapal Diamond Princess Akan Diobservasi

Pasca-Evakuasi, 68 WNI dari Kapal Diamond Princess Akan Diobservasi

Nasional
Bertemu Dubes India, Mahfud MD Bahas Persoalan Andaman

Bertemu Dubes India, Mahfud MD Bahas Persoalan Andaman

Nasional
KPK Periksa Dirut Jakpro, Terkait Penyelidikan Kasus Baru

KPK Periksa Dirut Jakpro, Terkait Penyelidikan Kasus Baru

Nasional
Soal Konflik di India, NU: Persekusi atas Nama Mayoritarianisme Tak Dibenarkan

Soal Konflik di India, NU: Persekusi atas Nama Mayoritarianisme Tak Dibenarkan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X