Kompas.com - 24/06/2017, 18:34 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, mengatakan jumlah penumpang pesawat tujuan daerah Bali meningkat pada  momen Lebaran tahun ini padahal Bali bukan termasuk daerah tujuan mudik Lebaran.

Agus mengatakan, hal ini terjadi karena banyak warga yang ingin melakukan wisata ke pulau dewata tersebut. Warga ingin memanfaatkan waktu libur dengan berekreasi ke Bali.

"Di Denpasar itu kan mayoritas tidak merayakan hari Idul Fitri, tetapi kenapa di sana juga tinggi demand maupun supply-nya. Itu karena biasanya setelah Lebaran ini banyak rekan-rekan kita yang berekreasi ke Denpasar," kata Agus di Posko Kemenhub di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (24/6/2017).

Agus belum mencatat berapa penumpang tujuan Bali. Namun secara persentase dia menyebut kenaikan penumpangnya bisa mencapai 10 persen.

"Tapi paling tidak itu juga tidak kalah dengan kenaikan dari pada Jogjakarta, Surabaya dan sekitarnya. Jadi angka rata-rata untuk Bali kenaikannya sekitar 10 persen, ini sama dengan tempat-tempat destinasi di mana orang-orang pulang mudik," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.