Kompas.com - 20/06/2017, 21:11 WIB
Jurnalis menggelar aksi teatrikal penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Aksi digelar di pelataran Gedung KPK Jakarta, Selasa (20/6/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINJurnalis menggelar aksi teatrikal penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Aksi digelar di pelataran Gedung KPK Jakarta, Selasa (20/6/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Jurnalis dari berbagai media massa yang meliput di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar aksi teatrikal peristiwa penyiraman air keras yang dialami penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Aksi digelar di pelataran di Gedung KPK Jakarta, Selasa (20/6/2017) sore.

"Aksi ini dilakukan sebagai pesan kepada Presiden dan Kapolri, agar berani menyeret aktor intelektual penyiram Novel ke Pengadilan," ujar Kuswandi salah satu koordinator aksi.

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap penuntasan kasus penyerangan, aksi ini juga sekaligus merayakan ulang tahun Novel pada 22 Juni 2017 mendatang.

Aksi para jurnalis ini diawali pembacaan puisi dan doa bersama. Bagian yang paling menarik, saat para jurnalis menirukan peristiwa yang terjadi pada 11 April 2017.

(Baca: Kapolri Sebut Ada Saksi yang Lihat Langsung Penyiraman Novel Baswedan)

Layaknya reka ulang, para tokoh dalam aksi teatrikal dibuat semirip mungkin dengan Novel dan dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Latar belakang situasi juga disesuaikan seperti saat Novel selesai menunaikan shalat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aksi ini ditutup dengan orasi singkat dari perwakilan jurnalis dan wadah pegawai KPK.

"Aksi ini menunjukan siapapun berpotensi untuk diserang. Bahkan, termasuk wartawan yang meliput perkara korupsi juga bisa diserang," kata Sabir salah satu perwakilan jurnalis saat menyampaikan orasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Robin Minta Maaf Libatkan Para Saksi Dalam Perkaranya, Saksi: Istri Saya Sampai Meninggal

Robin Minta Maaf Libatkan Para Saksi Dalam Perkaranya, Saksi: Istri Saya Sampai Meninggal

Nasional
Peringatan Maulid Nabi, Wapres Singgung Soal Prioritas Pemerintah Siapkan SDM

Peringatan Maulid Nabi, Wapres Singgung Soal Prioritas Pemerintah Siapkan SDM

Nasional
Airlangga: 176 Orang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua

Airlangga: 176 Orang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua

Nasional
Jokowi Ingin Booster Vaksinasi Covid-19 Mulai Disuntikkan Awal 2022

Jokowi Ingin Booster Vaksinasi Covid-19 Mulai Disuntikkan Awal 2022

Nasional
Saksi Mengaku Diancam Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Jika Tak Beri Uang Stepanus Robin

Saksi Mengaku Diancam Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Jika Tak Beri Uang Stepanus Robin

Nasional
125 Pegawai Kementerian ATR/BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 di Antaranya Dihukum Berat

125 Pegawai Kementerian ATR/BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 di Antaranya Dihukum Berat

Nasional
TNI AL Segera Buat Film Sejarah Pertempuran Laut Arafuru

TNI AL Segera Buat Film Sejarah Pertempuran Laut Arafuru

Nasional
Beredar Surat Kabar Berlogo Menyerupai Logo KPK, Diduga untuk Memeras

Beredar Surat Kabar Berlogo Menyerupai Logo KPK, Diduga untuk Memeras

Nasional
Luhut: Kalau Bisa Lewati Nataru, Kita Bisa Masuk ke Endemi Awal 2022

Luhut: Kalau Bisa Lewati Nataru, Kita Bisa Masuk ke Endemi Awal 2022

Nasional
Menkes Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Umrah

Menkes Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Umrah

Nasional
PDI-P Klaim Kemenangan Piala Thomas Tak Lepas dari Jokowi, Demokrat: Kemenangan Bangsa Indonesia

PDI-P Klaim Kemenangan Piala Thomas Tak Lepas dari Jokowi, Demokrat: Kemenangan Bangsa Indonesia

Nasional
Kapolri Perintahkan Kapolda Sanksi Anggota yang Lakukan Kekerasan

Kapolri Perintahkan Kapolda Sanksi Anggota yang Lakukan Kekerasan

Nasional
Bangun Gedung Baru, Golkar Sisipkan Nama Akbar Tandjung di Kantor DPP

Bangun Gedung Baru, Golkar Sisipkan Nama Akbar Tandjung di Kantor DPP

Nasional
Stepanus Robin Tawarkan Bantu Urus Perkara, Rita Widyasari: Saya Pikir KPK Berubah

Stepanus Robin Tawarkan Bantu Urus Perkara, Rita Widyasari: Saya Pikir KPK Berubah

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 November, Tak Ada Provinsi Level 4

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 November, Tak Ada Provinsi Level 4

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.