Imam Besar Masjid Istiqlal: Berbeda Itu Indah

Kompas.com - 19/06/2017, 15:23 WIB
Mantan Wamenag RI periode 2011-2014, Nasaruddin Umar, usai diperiksa KPK sebagai saksi. Senin (15/5/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusMantan Wamenag RI periode 2011-2014, Nasaruddin Umar, usai diperiksa KPK sebagai saksi. Senin (15/5/2017)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar mengatakan keberagaman dan perbedaan yang ada di Indonesia adalah sebuah keindahan. Menurutnya, perbedaan harus dirawat layaknya sebuah lukisan.

"Kalau bagi saya berbeda bukan hanya biasa. Berbeda itu indah. Tak hanya biasa itu tapi indah. Perlu diangkat lagi karena berbeda itu indah, makanya perbedaan itu selayaknya dirayakan. Jadi merayakan perbedaan," ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal beberapa waktu lalu.

Menurut dia, perbedaan jangan sampai membuat dan melahirkan masalah.

"Tak indah sebuah lukisan kalau warnanya monoton putih melulu, merah melulu, jingga melulu. Pasti lukisan itu indah kalau ada konfigurasi warna," ucap dia.

Menurut Nasaruddin, Indonesia adalah sebuah lukisan hidup Tuhan yang mesti dirawat oleh masyarakat Indonesia. Ia berpesan bahwa jangan merusak bingkai, konten, maupun mengacak-acak lukisan Tuhan.

(Baca: Setahun di Kendallville, Cerita Ceudah Tentang Toleransi di AS)

"Mengacak-acak pluralitas masyarakat Indonesia itu (berarti) mengacak-acak lukisan Tulisan. Kalau lukisan tercinta kita dirusak, marah gak kita? Marah. Tuhan juga marah. Terimalah perbedaan ini yang indah. jangan terbebani denga perbedaan tapi nyamanlah dengan perbedaan," ucap Nasaruddin.

Ia menambahkan toleransi adalah syarat untuk menerima perbedaan yang ada di Indonesia. Menurutnya, tak ada toleransi bila masyarakat Indonesia belum bisa menerima keberagaman.

"Toleransi baru bisa hadir di pikiran dan hati kita, kalau kita berjiwa besar menerima perbedaan. Tak ada bicara toleransi kalau tak ada penerimaan orang lain. Orang itu kan gak semua sama dengan kita. Indonesia ini adalah laboratorium toleransi dunia," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X