Oknum Jaksa di Kejati Bengkulu Diduga Salah Gunakan Wewenang

Kompas.com - 09/06/2017, 12:22 WIB
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin (17/4/2017) KOMPAS.COM/LUTFY MAIRIZAL PUTRAJuru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin (17/4/2017)
|
EditorSabrina Asril


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Bengkulu, sejak Kamis (8/6/2017) malam. Salah satu yang ditangkap adalah petinggi di Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, operasi tangkap tangan kali ini diduga terkait indikasi korupsi yang berhubungan dengan kewenangan yang dimiliki oknum jaksa di Kejati Bengkulu.

"Terkait dengan kewenangan penegak hukum tersebut," ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (9/6/2017).

(Baca: Cerita Kajati Bengkulu saat Anak Buahnya Dicokok KPK)

Menurut Febri, setelah melakukan operasi tangkap tangan, petugas KPK membawa tiga orang ke Jakarta. Ketiganya yakni, oknum jaksa, pihak swasta dan pejabat pemerintah yang mengurusi bidang pengadaan.

Ketiga orang tersebut akan dibawa ke Gedung KPK Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Setelah itu, penyidik KPK akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status tiga orang yang ditangkap.

Rencananya, sore ini KPK akan menggelar jumpa pers terkait operasi tangkap tangan tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X