Jokowi Nge-Vlog, Tunjukkan Mulusnya Jalan Baru di Kalbar

Kompas.com - 07/06/2017, 11:49 WIB
Presiden Joko Widodo ketika membuat Vlog tentang pembangunan jalan jalur Putussibau ke Nanga Badau, Kalbar. Akun Facebook Presiden Joko WidodoPresiden Joko Widodo ketika membuat Vlog tentang pembangunan jalan jalur Putussibau ke Nanga Badau, Kalbar.
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo kembali mengunggah video blog alias Vlog yang dibuatnya ketika blusukan di Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.

Kali ini, Jokowi memamerkan mulusnya jalanan di jalur Putussibau-Nanga Badau, Kalbar.

Dalam akun Facebooknya, Jokowi menjelaskan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja siang dan malam untuk membuka jalan baru, menyambungkan jalan yang belum tersambung, memuluskan jalan yang belum mulus.

"Mereka dibantu para prajurit zeni TNI Angkatan Darat," kata Presiden.

Dalam video yang diunggah pada Rabu (7/6/2017), Jokowi menyempatkan untuk berbicara di tengah perjalanan.

Menurut Jokowi, selama 2,5 tahun terakhir, di Kalimantan dibangun 1900 KM jalan baru.

"Jalan diperbatasan yang kita harapkan dapat menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru," kata Jokowi.

Khusus jalur Putussibau ke Nanga Badau sepanjang 170 KM, masih ada 27 KM diantaranya yang masih berupa tanah yang dikeraskan.

Jokowi kemudian meminta Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono berbicara di depan kamera. Berdiri di samping Basuki, Jokowi memegangi alat perekam.

"Ini selesai kapan, Pak Menteri, yang belum teraspal?" tanya Presiden.

"Jadi ini selesai akhir 2017 atau paling lambat awal 2018," jawab Basuki.

"Iya, makasih, Pak Menteri," timpal Jokowi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Pemkot Bogor Lakukan Simulasi Rencana Karantina Wilayah

Besok, Pemkot Bogor Lakukan Simulasi Rencana Karantina Wilayah

Nasional
Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD

Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD

Nasional
Wali Kota: Pejabat Pemkot Bekasi Positif Covid-19,  Sempat Didiagnosa Tifus

Wali Kota: Pejabat Pemkot Bekasi Positif Covid-19, Sempat Didiagnosa Tifus

Nasional
Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah

Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah

Nasional
Covid-19 Mewabah, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Senin Besok

Covid-19 Mewabah, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Senin Besok

Nasional
Pandemi Covid-19, Perppu Penundaan Pilkada 2020 Dinilai Penuhi Syarat untuk Diterbitkan

Pandemi Covid-19, Perppu Penundaan Pilkada 2020 Dinilai Penuhi Syarat untuk Diterbitkan

Nasional
KPU Disebut Tak Punya Kewenangan Tunda Penyelenggaraan Pilkada 2020

KPU Disebut Tak Punya Kewenangan Tunda Penyelenggaraan Pilkada 2020

Nasional
Pemerintah: Lindungi yang Sakit Covid-19, Jangan Distigmatisasi...

Pemerintah: Lindungi yang Sakit Covid-19, Jangan Distigmatisasi...

Nasional
Soal Skema Penutupan Jalan di DKI, Korlantas: Tunggu Kebijakan Pemerintah

Soal Skema Penutupan Jalan di DKI, Korlantas: Tunggu Kebijakan Pemerintah

Nasional
Dompet Dhuafa Produksi dan Distribusikan Bilik Disinfektan ke RSD Wisma Atlet

Dompet Dhuafa Produksi dan Distribusikan Bilik Disinfektan ke RSD Wisma Atlet

Nasional
Melalui Ngaji Online Bareng, Taqy Malik dan Fathur Ajak Masyarakat Berdonasi

Melalui Ngaji Online Bareng, Taqy Malik dan Fathur Ajak Masyarakat Berdonasi

Nasional
Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

Nasional
Ini Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 30 Provinsi per 29 Maret

Ini Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 30 Provinsi per 29 Maret

Nasional
Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

Nasional
Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X