Kompas.com - 06/06/2017, 16:39 WIB
EditorSabrina Asril

Mega juga mengatakan telah mengusulkan dan disetujui Presiden Joko Widodo tentang penetapan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila dan hari libur nasional. Mega juga berharap Pancasila jadi kurikulum resmi pelajaran untuk pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Setelah membuka Parade Pancasila, Mega berbuka puasa dengan 1.000 anak yatim piatu. Acara ini menjadi rangkaian Safari dan Festival Ramadhan Sulut hingga Idul Fitri 2017.

(Baca: Air Mata Megawati di Makam Bung Karno)

Sebelum acara Parade Pancasila dan buka puasa bersama, di Desa Kolongan, Minahasa Utara, Megawati menyampaikan kisah Bung Karno di Yogyakarta pada 1946 sampai 1949 dan kelahirannya pada 1949.

Ia juga bercerita tentang ibunya, Ny Fatmawati, yang rajin memasak dan masakan kesukaan Bung Karno yang adalah daun singkong direbus dan sayur lodeh.

Tahun 1958-1961 di Sulut terjadi perang Permesta. Kini, di setiap sudut provinsi ini ada baliho bertuliskan NKRI harga mati. Kejadian ini merupakan respons dari munculnya upaya untuk mengutak-atik lagi Pancasila sebagai dasar negara.

Kedatangan Megawati di Manado ini juga diiringi berita tentang RO yang ditangkap polisi di Bitung, Sulut, 2 Juni karena diduga membuat deklarasi referendum Minahasa Raya Merdeka.

Kepala Bidang Humas Polda Sulut Komisaris Besar Ibrahim Tompo mengatakan, RO ditangkap karena tindakannya diduga masuk kategori makar. RO sendiri yang sehari-hari jurnalis televisi membantah makar dan mengaku justru membuat deklarasi untuk memperkuat NKRI. (J Osdar)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 6 Juni 2017, di halaman 2 dengan judul "Tanpa Pancasila,Tidak Ada Indonesia".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.