Kompas.com - 05/06/2017, 13:05 WIB
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mendesak agar revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme segera rampung. Maraknya tragedi bunuh diri menjadi salah satu alasannya. Hal itu diungkapkannya dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (5/6/2017).

"Tragedi Kampung Melayu dan serangkaian bom bunuh diri lainnya merupakan salah satu dasar dan latar belalang yang mendorong akan mendesaknya, harus segera dilakukannya revisi terhadap UU Antiterorisme," kata Prasetyo dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Prasetyo menutukan, regulasi anti-terorisme di tanah air saat ini masih belum memadai. Hal itu mengakibatkan negara sering kali tertinggal dengan aksi dan gerakan teroris yang terus dipromosikan para teroris dengan menyasar publik, sarana prasarana dan tempat umum.

(Baca: Panglima TNI: Bodoh jika Masih Pakai UU Anti-Terorisme yang Sekarang)

Saat ini, tindakan yang dilakukan aparat penegak hukum lebih bersifat reaktif dan baru bisa bertindak setelah aksi teror dilakukan serta setelah akibatnya ditimbulkan.

"Relevansi terhadap revisi UU Anti-terorisme dimaksud agar aparat penegak hukum dapat mengantisipasi, menindak kejahatan terorisme tanpa harus menunggu timbul akibatnya terlebih dahulu," ucap Prasetyo.

"Untuk itu beberapa rumusan pasal yang selama ini delik materiil harusnya diubah menjadj formil dengan melarang dan menghukum perbuatannya tanpa menunggu penyebabnya," sambung Politisi Partai Nasdem itu.

Kompas TV Pro Kontra Pelibatan TNI Berantasan Terorisme (Bag 1)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.