5 Berita Terpopuler: Nama Amien Rais dan Soetrisno Bachir di Pusaran Korupsi Alkes

Kompas.com - 03/06/2017, 08:34 WIB
Soetrisno Bachir (kiri) dan Amien Rais (kanan). KOMPAS/ TOTOK WIJAYANTOSoetrisno Bachir (kiri) dan Amien Rais (kanan).
EditorHeru Margianto

1. Nama Amien Rais dan Soetrisno Bachir di Pusaran Korupsi Alkes

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menjelaskan mengenai uang Rp 600 juta yang disebut jaksa KPK berasal dari aliran dana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dengan terdakwa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

Baca: Jaksa Sebut Uang Kasus Korupsi Siti Fadilah Mengalir ke Rekening Amien Rais

Dalam keterangan persnya, Amien menyebutkan bahwa kejadian pada Januari hingga Agustus 2007 lalu, berdasarkan ingatannya, dia mengaku menerima bantuan dana operasional dari Soetrisno Bachir. Soetrisno Bachir merupakan mantan Ketua Umum DPP PAN.

"Karena hal itu terjadi 10 tahun lalu, saya me-refresh memori saya. Pada waktu itu, Soetrisno Bachir mengatakan akan memberi bantuan untuk tugas operasional saya, untuk semua kegiatan sehingga tidak membebani pihak lain kalau saya pergi ke mana pun, travel, aksi, itu sudah kita sendiri yang bayar," kata Amien di kediamannya di Jalan Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).

Ditemui dalam kesempatan terpisah, Soetrisno bachir mengatakan, dana yang disebut jaksa berasal dari aliran dana korupsi pengadaan alat kesehatan oleh mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, merupakan dana pinjam meminjam antara suami Nuki Syahrun dengan pemilik PTMtra Medidua Andri.

Baca: Soetrisno Bachir Sebut Tak Ada Aliran Dana Alat Kesehatan, Hanya Pinjaman

Baca juga: Pimpinan KPK Tak Akan Temui Amien Rais

2. Kapolri Ancam Ganti Kapolres Solok bila Tak Tindak Tegas Persekusi

KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian seusai mengjadiri buka bersama pimpinan lembaga negara di kediaman dinas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengimbau jajarannya untuk menindak tegas pelaku persekusi di semua daerah, tak terkecuali kasus persekusi di Solok, Sumatera Barat.

Bahkan, Tito mengatakan tak segan untuk mengganti jajarannya yang tidak tegas dalam menindak pelaku persekusi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X