Hadiri Acara Buka Bersama Bareng Aburizal Bakrie, Ini Kata Panglima TNI

Kompas.com - 02/06/2017, 20:18 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo seusai memberikan paparan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Balikpapan, Senin (22/5/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPanglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo seusai memberikan paparan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Balikpapan, Senin (22/5/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terlihat tiba berdampingan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie. Keduanya hadir dalam acara buka bersama di kediaman dinas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Saat ditanya perihal kedatangannya tersebut. Gatot menampik jika keduanya pergi bersama. Ia dan Aburizal yang sama-sama mengenakan baju koko berwarna putih hanya jalan bersama karena tiba di waktu yang sama.

"Saya (datang) sendiri. Sama-sama saja turunnya," kata Gatot, Jumat (2/6/2017) malam.

(Baca: Politisi PDI-P: Gatot Nurmantyo Enggak Usah "Genit" Berpolitik)

Sebelumnya, nama Gatot ramai diperbincangkan setelah hadir sebagai pembicara dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar di Balikpapan beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, Aburizal juga sempat memberi pengarahan kepada para kader Golkar.

Aburizal menilai perlu bagi Partai Golkar untuk membahas soal usulan calon wakil Presiden pendamping Jokowi.

KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kiri) dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie saat menghadiri buka bersama di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).
Dalam acara yang sama, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung Gatot layak dan sangat mumpuni maju menjadi calon wakil presiden yang mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Panglima TNI kan sudah melalui suatu proses yang boleh dikatakan seleksi kepemimpinannya sudah teruji lah," kata Akbar di kantor DPP Perindo, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Akbar mengatakan, ia memilih nama Gatot untuk mendampingi Jokowi bukan karena alasan sembarangan. Menurut dia, Gatot punya posisi yang penting dan strategis saat ini sehingga layak menjadi calon orang nomor dua di Indonesia.

(Baca: Gatot Nurmantyo: Tidak Etis Saya Berambisi, Beradu dengan Presiden)

Namun, Gatot sebelumnya mengaku, tak ada niat dirinya maju sebagai calon presiden. Dia merasa tidak etis jika harus beradu dengan Presiden Jokowi yang kemungkinan juga kembali maju dalam Pilpres.

"Saya ini dilantik sebagai Panglima TNI, dan setiap Panglima disumpah untuk taat pada atasan," ujar Gatot Nurmantyo.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X