Kemenlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Kasino Manila

Kompas.com - 02/06/2017, 16:54 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir saat memberikan keterangan pers di ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoJuru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir saat memberikan keterangan pers di ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, informasi sementara yang diterima Kemenlu menyebutkan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan di kasino di pusat kota Manila, Filipina pada Kamis (1/6/2017) malam.

Arrmanatha mengatakan, KBRI di Manila langsung berkoordinasi demgan kepolisian setempat pasca kejadian tersebut.

(Baca: Polisi Filipina Tembak Mati Pria Penyerang Sebuah Kasino)

"Info awal yang kami terima dari mereka (kepolisian setempat) bahwa sampai saat ini belum ada WNI yang jadi korban," ujar Arrmanatha di Kemenlu, Jumat (2/6/2017).

Arrmantha menambahkan, kepolisian setempat juga masih menyelidiki kasus tersebut.

Menurut informasi yang diterima Kemenlu, kata Arrmanatha, besar kemungkinan peristiwa itu tidak terkait aksi terorisme.

"Namun tindakan kriminal biasa," kata dia.

Polisi menemukan 36 jenazah di dalam kasino tersebut. Sementara, 18 dari 54 orang yang terluka sedang dirawat di rumah sakit, sementara sisanya hanya mengalami luka ringan. 

(Baca: Polisi Temukan 36 Jenazah di Kasino Manila yang Diserang)

Sebelumnya, seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dari senapan serbu yang dibawanya ke arah pengunjung sebuah kasino di kota ManilaFilipina.

Akibatnya, para pengunjung berlarian dengan panik dari kasino Resort World Manila, yang terletak di seberang salah satu terminal utama bandara internasional Manila.

Kepala kepolisan Filipina, Ronald dela Rosa mengatakan, senjata yang digunakan pria itu adalah sebuah senapan serbu M4.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Desember, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Diperiksa Sebagai Saksi terkait Acara Rizieq Shihab di Bogor

15 Desember, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Diperiksa Sebagai Saksi terkait Acara Rizieq Shihab di Bogor

Nasional
Jelang Pemungutan Suara Pilkada, Mendagri Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Jelang Pemungutan Suara Pilkada, Mendagri Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Nasional
KPU Pastikan APD Diterima KPPS H-1 Pemilihan

KPU Pastikan APD Diterima KPPS H-1 Pemilihan

Nasional
Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 46 Pati, Ini Pesan Kapolri

Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 46 Pati, Ini Pesan Kapolri

Nasional
KPK Tahan Mantan Direktur Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno

KPK Tahan Mantan Direktur Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno

Nasional
Soal Edhy Prabowo, Hashim: Prabowo Bilang, Dia Kecewa dengan Anak yang Diangkat dari Selokan

Soal Edhy Prabowo, Hashim: Prabowo Bilang, Dia Kecewa dengan Anak yang Diangkat dari Selokan

Nasional
Hashim: Prabowo Marah Besar, Merasa Dikhianati oleh Edhy Prabowo

Hashim: Prabowo Marah Besar, Merasa Dikhianati oleh Edhy Prabowo

Nasional
KPU: Petugas KPPS Akan Datangi Pasien Covid-19 Bersama Satgas

KPU: Petugas KPPS Akan Datangi Pasien Covid-19 Bersama Satgas

Nasional
KPK Tetapkan Mantan Direktur Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno Tersangka TPPU

KPK Tetapkan Mantan Direktur Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno Tersangka TPPU

Nasional
Cegah Kerumunan, Satgas Covid-19 Daerah Diminta Koordinasi dengan RT/RW

Cegah Kerumunan, Satgas Covid-19 Daerah Diminta Koordinasi dengan RT/RW

Nasional
Dalam 60 Hari, Bawaslu Catat 91.640 Kegiatan Kampanye Tatap Muka

Dalam 60 Hari, Bawaslu Catat 91.640 Kegiatan Kampanye Tatap Muka

Nasional
Majukan Budaya di Desa Agar Naik Kelas Lewat SDGs Desa, Gus Menteri Beberkan Konsepnya

Majukan Budaya di Desa Agar Naik Kelas Lewat SDGs Desa, Gus Menteri Beberkan Konsepnya

Nasional
Masih Ada yang Tak Percaya Covid-19, Satgas Akui Komunikasi Belum Efektif

Masih Ada yang Tak Percaya Covid-19, Satgas Akui Komunikasi Belum Efektif

Nasional
Mendagri: Biarkan Kerumunan Sama Saja Biarkan Masyarakat Saling Bunuh

Mendagri: Biarkan Kerumunan Sama Saja Biarkan Masyarakat Saling Bunuh

Nasional
Bali Democracy Forum Akan Diselenggarakan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Bali Democracy Forum Akan Diselenggarakan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X