Upaya Reunifikasi, Megawati Diminta Jadi Utusan Korsel ke Korea Utara

Kompas.com - 30/05/2017, 13:32 WIB
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri saat bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Blue House di Seoul, Senin (29/5/2017). Dokumentasi Istana Kepresidenan Korea SelatanPresiden kelima RI Megawati Soekarnoputri saat bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Blue House di Seoul, Senin (29/5/2017).
Penulis Bayu Galih
|
EditorKrisiandi

JEJU, KOMPAS.com - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dia diminta untuk menjadi utusan Korea Selatan untuk melakukan reunifikasi dengan Korea Utara.

Presiden Moon bahkan meminta Megawati untuk ke Korea Utara sebagai upaya untuk memulai reunifikasi dua negara di semenanjung Korea tersebut.

"Beliau minta saya jadi utusan untuk pergi ke Korea Utara," kata Megawati saat berada di Pulau Jeju, Korea Selatan, Selasa (30/5/2017).

(Baca: Moon Jae-in Harap Indonesia Bisa Pererat Hubungan Korsel-ASEAN)

Keberadaan Megawati di Jeju untuk menjadi pembicara di Jeju Forum for Peace and Prosperity pada 1 Juni 2017.

Adapun pertemun dengan Presiden Moon berlangsung di Istana Kepresidenan Korea Selatan Blue House di Seoul, pada Senin (29/5/2017).

Selama ini Jeju dikenal sebagai pulau yang digunakan untuk menyampaikan pesan perdamaian. Jeju Forum for Peace and Prosperity pun digelar untuk tujuan tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah seorang wartawan Korea Selatan bahkan mengatakan kepada Megawati bahwa rakyat Jeju masih sering mengirim jeruk yang merupakan hasil budidaya khas pulau tersebut, untuk rakyat di Korea Utara.

(Baca: Korsel Minta Megawati Bantu Wujudkan Upaya Reunifikasi Korea)

Menurut Megawati, hal yang dilakukan rakyat Jeju merupakan indikasi positif untuk dilakukannya reunifikasi.

"Upaya Jeju selain memberi jeruk juga memperlihatkan bahwa rakyat dua belah pihak sangat ingin reunifikasi terjadi," ucap Megawati.

Kompas TV Kim Jong Un Klaim Sukses Uji Misil Nuklir di Korea Utara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Dukungan Jokowi-Prabowo, PPP: Kita Tetap Taat Konstitusi

Muncul Dukungan Jokowi-Prabowo, PPP: Kita Tetap Taat Konstitusi

Nasional
UPDATE 19 Juni: 122.410 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 19 Juni: 122.410 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 19 Juni: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 34 Provinsi, DKI Jakarta Catat 4.895 Kasus Baru

UPDATE 19 Juni: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 34 Provinsi, DKI Jakarta Catat 4.895 Kasus Baru

Nasional
UPDATE 19 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.642, Total 135.738

UPDATE 19 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.642, Total 135.738

Nasional
UPDATE: Bertambah 248, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Kini 54.291

UPDATE: Bertambah 248, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Kini 54.291

Nasional
UPDATE 19 Juni: Ada 118.023 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 19 Juni: Ada 118.023 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 19 Juni: Tambah 7.016, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.786.143 Orang

UPDATE 19 Juni: Tambah 7.016, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.786.143 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 12.906 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.976.172

UPDATE: Bertambah 12.906 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.976.172

Nasional
Ada Komunitas Ingin Usung Jokowi Tiga Periode, PBB: Sah-sah Saja Jika Tak Melanggar UU

Ada Komunitas Ingin Usung Jokowi Tiga Periode, PBB: Sah-sah Saja Jika Tak Melanggar UU

Nasional
Jelang Tenggat Waktu Penyerahan Pengelolaan TMII, Pemerintah Lakukan Sejumlah Persiapan

Jelang Tenggat Waktu Penyerahan Pengelolaan TMII, Pemerintah Lakukan Sejumlah Persiapan

Nasional
Sultan HB X Buka Opsi Lockdown, Kemendagri: PPKM Mikro Sudah Ketat

Sultan HB X Buka Opsi Lockdown, Kemendagri: PPKM Mikro Sudah Ketat

Nasional
Syukuran Kantor Seknas di Jakarta, Komunitas Jok-Pro 2024 Bakal Deklarasi Lima Bulan Lagi

Syukuran Kantor Seknas di Jakarta, Komunitas Jok-Pro 2024 Bakal Deklarasi Lima Bulan Lagi

Nasional
Tanggapi Relawan Jokowi-Prabowo, Istana: Presiden Patuh Aturan Masa Jabatan Dua Periode

Tanggapi Relawan Jokowi-Prabowo, Istana: Presiden Patuh Aturan Masa Jabatan Dua Periode

Nasional
Klaim Dirinya Bukan Penggagas Jok-Pro 2024, Qodari: Tapi Rakyat Indonesia

Klaim Dirinya Bukan Penggagas Jok-Pro 2024, Qodari: Tapi Rakyat Indonesia

Nasional
Jubir Vaksinasi Covid-19: Eropa Pede Gelar Euro Karena Sudah Capai Herd Immunity

Jubir Vaksinasi Covid-19: Eropa Pede Gelar Euro Karena Sudah Capai Herd Immunity

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X