Ketum PPP: Bom Kampung Melayu Tindakan Orang Anti-Agama

Kompas.com - 25/05/2017, 21:17 WIB
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menilai bom bunuh diri di Kampung Melayu merupakan tindakan orang-orang yang anti-agama.

"Itu adalah tindakan anti-agama, melawan kemanusiaan dan puncak dari intoleransi yang dilakukan untuk menimbulkan ketakutan kepada bangsa Indonesia," ujar Romahurmuziy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (25/5/2017).

Ia menuturkan, dalam Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama Nahdlatul Ulama (NU) pada 25 hingga 28 Juli 2002 lalu, para ulama memutuskan bahwa bom bunuh diri hanya dibenarkan jika memenuhi beberapa syarat tertentu.

Pertama yakni diniatkan benar untuk membela agama, keadilan, dan kebenaran.

Kedua, diyakini benar-benar tidak ada cara lain yang lebih efektif kecuali dengan bom syahid dan cara itu menimbulkan risiko yang lebih kecil dibandingkan tindakan lain.

Ketiga, sasaran bom syahid adalah otak ketidakadilan, ketidak benaran atau pelaku langsung ketidakadilan tersebut.

(Baca: Ingin Tolong Polisi, Sopir Kopaja Ini Jadi Korban Bom Kampung Melayu)

"Mengingat bom Kampung Melayu tak memenuhi syarat di atas, maka bom bunuh diri tersebut adalah tindakan orang-orang yang anti-agama dan pelakunya mati sia-sia karena menzalimi dirinya sendiri," tutur politisi yang akrab disapa Romy itu.

Di samping itu, kejadian-kejadian terorisme semakin memperkuat perlunya mengemban paham keagamaan yang humanis, merangkul, dan ramah.

"Akar-akar radikalisme yang berasal dari paham agama, hanya bisa dinetralisir dengan paham agama yang mengedepankan kedamaian dan kelembutan. Melawan kekerasan semata-mata dengab kekerasan, hanya akan menambah amunisi perlawanan teroris," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nurdin Abdullah Tersangka, Hasto: Banyak yang Kaget, Sedih, karena Beliau Orang Baik

Nurdin Abdullah Tersangka, Hasto: Banyak yang Kaget, Sedih, karena Beliau Orang Baik

Nasional
Gubernur Nurdin Abdullah Tersangka KPK, PDI-P Siap Beri Advokasi

Gubernur Nurdin Abdullah Tersangka KPK, PDI-P Siap Beri Advokasi

Nasional
Baku Tembak di Intan Jaya, Papua, Satu Anggota KKB Tewas

Baku Tembak di Intan Jaya, Papua, Satu Anggota KKB Tewas

Nasional
Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax

Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax

Nasional
Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis terhadap Heru Hidayat di Kasus Jiwasraya

Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis terhadap Heru Hidayat di Kasus Jiwasraya

Nasional
Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nasional
Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

Nasional
Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

Nasional
KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

Nasional
Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

Nasional
Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

Nasional
Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

Nasional
Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X