Nadem Anggap Hak Angket Telah Kehilangan Legitimasi

Kompas.com - 19/05/2017, 10:03 WIB
Anggota Komisi XI DPR Johnny G Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017) KOMPAS.com/Nabilla TashandraAnggota Komisi XI DPR Johnny G Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Johnny G. Plate menilai saat ini hak angket sudah kehilangan legitimasi di mata rakyat. Sebab, terjadi kesalahan persepsi di level akar rumput dalam memandang hak angket.

"Yang terjadi, masyarakat tahunya hak angket buat melemahkan KPK. Padahal, kalau dari Fraksi Nasdem mengajukan hak angket bukan untuk melemahkan dan mencampuri proses hukum e-KTP. Tapi untuk memperbaiki kinerja KPK," kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Ia menegaskan, fraksinya menyetujui adanya hak angket kepada KPK karena adanya hal-hal yang harus diperbaiki di KPK dan sama sekali tak terkait kasus e-KTP. Itu, kata Johnny, sudah disampaikan oleh pengsul, Taufiqulhadi, yang juga anggota Fraksi Nasdem.

(Baca: Tak Kunjung Berlanjut, Hak Angket KPK Gugur?)

"Jadi ini semua terkait tata kelola pemberantasan korupsi oleh KPK. Kami menilai ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki, salah satunya soal overbudget pembangunan Geduang KPK yang baru," ujar Johnny.

Karena itu, ia menilai perlu ada pelurusan makna di masyarakat terkait tujuan pengadaan hak angket.

"Ini kan jadinya seolah yang mengrim wakil ke pansus, tidak pro pemberantasan korupsi. Jadinya kan kami kalau mengirim nantinya seolah dinilai tidak pro pemberantasan korupsi. Padahal niatnya memperbaiki KPK. Ini sudah kehilangang legitimasi hak angketnya," lanjut Johnny.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 11 Juli: ODP Covid-19 Sebanyak 34.887 Orang, PDP 13.752 Orang

UPDATE 11 Juli: ODP Covid-19 Sebanyak 34.887 Orang, PDP 13.752 Orang

Nasional
UPDATE: 1.190 Pasien Sembuh Covid-19, Rekor Terbanyak Sejak 2 Maret 2020

UPDATE: 1.190 Pasien Sembuh Covid-19, Rekor Terbanyak Sejak 2 Maret 2020

Nasional
UPDATE 11 Juli: Tambah 66, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 3.535 Orang

UPDATE 11 Juli: Tambah 66, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 3.535 Orang

Nasional
UPDATE 11 Juli: Jumlah ODP Saat Ini 34.887 Orang, PDP 13.752

UPDATE 11 Juli: Jumlah ODP Saat Ini 34.887 Orang, PDP 13.752

Nasional
UPDATE 11 Juli: Bertambah 1.190, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 34.719 Orang

UPDATE 11 Juli: Bertambah 1.190, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 34.719 Orang

Nasional
UPDATE: Kini Ada 74.018 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.671

UPDATE: Kini Ada 74.018 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.671

Nasional
Anggota Komisi IX DPR: Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Warga Tidak Mampu

Anggota Komisi IX DPR: Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Warga Tidak Mampu

Nasional
Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

Nasional
Kemenkumham Diminta Tak Larut Dalam Glorifikasi Keberhasilan Ekstradisi Maria Lumowa

Kemenkumham Diminta Tak Larut Dalam Glorifikasi Keberhasilan Ekstradisi Maria Lumowa

Nasional
Masyarakat Diminta Tidak Bicara Keras demi Cegah Penularan Covid-19

Masyarakat Diminta Tidak Bicara Keras demi Cegah Penularan Covid-19

Nasional
Pilkada Digelar Desember, Ma'ruf Amin Harap Tak Akibatkan Gelombang Kedua Covid-19

Pilkada Digelar Desember, Ma'ruf Amin Harap Tak Akibatkan Gelombang Kedua Covid-19

Nasional
Ma'ruf Amin: Kalau Ada Orang Menggoreng Isu PKI, Itu Politisasi

Ma'ruf Amin: Kalau Ada Orang Menggoreng Isu PKI, Itu Politisasi

Nasional
Virus Corona Penyebab Covid-19 Disebut Dapat Bertahan di Udara 8 Jam

Virus Corona Penyebab Covid-19 Disebut Dapat Bertahan di Udara 8 Jam

Nasional
Ma'ruf Amin Mengaku Tak Pernah Siapkan Putrinya untuk Jadi Wali Kota

Ma'ruf Amin Mengaku Tak Pernah Siapkan Putrinya untuk Jadi Wali Kota

Nasional
Pandemi Covid-19, Tenaga Ahli KSP: Tiap Orang Punya Tanggung Jawab, Jangan Hanya Tuntut Pemerintah

Pandemi Covid-19, Tenaga Ahli KSP: Tiap Orang Punya Tanggung Jawab, Jangan Hanya Tuntut Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X