Kompas.com - 18/05/2017, 13:03 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mempersilakan cara apapun yang ingin ditempuh pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam menghadapi kasusnya.

Langkah itu termasuk meminta bantuan Persatuan Bangsa Bangsa.

"Saya pikir itu hak yang bersangkutan ya," ujar Setyo, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Rizieq disebut meminta perlindungan Komisi HAM PBB terkait kasus chat WhatsApp berkonten pornografi terkait dirinya.

"Minta bantuan PBB itu hak mereka. Kita juga harus menghormati," kata Setyo.

Baca: Pengacara: Rizieq Akan Minta Perlindungan PBB

Sebelumnya, pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, mengatakan, Rizieq sudah menemui deputi komisioner lembaga internasional tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia.

Selanjutnya, Rizieq akan bertolak ke Eropa untuk mendatangi markas PBB di Jenewa, Swiss.

"Malah Habib diundang ke Jenewa untuk mempresentasikan apa yang menimpa dia. Bahkan ada pengacara internasional menawarkan diri untuk membawa Mahkamah Internasional ya, di Den Haag," kata Kapitra.

Rizieq saat ini berada di Arab Saudi bersama keluarganya.

Baca: Ruhut: Menghindari Proses Hukum, Rizieq Tak Bernyali

Ia menolak diperiksa dalam kasus chat WhatsApp itu. Belum bisa dipastikan kapan Rizieq akan kembali ke Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.