Kompas.com - 16/05/2017, 19:35 WIB
Pendiri dan mantan Ketua Partai Amanat Nasional Amien Rais saat menghadiri Rapa Koordinasi Nasional, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (27/2/2013). Agenda Rakornas PAN kali ini adalah soal pengkaderan partai terkait pemenangan Pemilu 2014.   TRIBUNNEWS/DANY PERMANAPendiri dan mantan Ketua Partai Amanat Nasional Amien Rais saat menghadiri Rapa Koordinasi Nasional, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (27/2/2013). Agenda Rakornas PAN kali ini adalah soal pengkaderan partai terkait pemenangan Pemilu 2014.
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua MPR Amien Rais meminta semua pihak turut serta menjaga kedamaian dalam situasi pasca-Pilkada DKI Jakarta. Dia berharap tak ada lagi gesekan di masyarakat. 

Amien juga meminta agar masyarakat tak lagi terkotak-kotak dan terpolarisasi seusai pilkada yang dimenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Ya saya kira, kalau kemarin pilkada agak hangat, sekarang ada namanya periode pendinginan. Jadi kalau perahu lewat airnya kan pecah jadi dua, kalau sudah lewat kan kembali lagi," ujar Amien di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

(Baca: Pilkada DKI Jakarta Dinilai Contoh Kemunduran Demokrasi)

 

Amien juga berharap media massa menjadi pihak yang berperan aktif untuk mendinginkan suasana.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, saat ini justru media sosial yang masih memanas.

"Masing-masing kubu mendinginkan, terutama kalau media massa dan cetak enggak ada masalah. Cuma medsos (media sosial) yang luar biasa, hujatan, fitnah belum habis-habis," ujar Amien.

Ia pun meyakini masing-masing pasangan calon saat ini sudah bisa menerima hasil resmi dari KPU DKI Jakarta.

(Baca: Jokowi: Hentikan Gesekan di Masyarakat)

"Ya sudahlah kita sadari kita ini bangsa besar. Menang jangan jumawa, kalah legawa, ini aturan main demokrasi," kata Amien. 

"Masyarakat akan move on, show must go on, kehidupan harus jalan, jangan berhenti. Kita akan hadapi kompetisi ekonomi, sosial, dan militer di kawasan Asia," lanjut Amien.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Nasional
KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

Nasional
Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Nasional
Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Nasional
MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

Nasional
Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Nasional
Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Nasional
Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Nasional
Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Nasional
Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Nasional
Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Nasional
Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Nasional
 Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X