Menlu: Banyak Negara yang Ingin Mengundang Presiden Jokowi

Kompas.com - 16/05/2017, 17:59 WIB
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat berada di Mataram, Jumat (31/3/2017) KOMPAS.com/ Karnia SeptiaMenteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat berada di Mataram, Jumat (31/3/2017)
EditorKrisiandi

HONGKONG, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, banyak negara yang ingin mengundang Presiden Joko Widodo.

"Yang diperhatikan adalah undangan terhadap Presiden untuk berkunjung ke negara-negara itu banyak sekali," kata Retno ditemui di Hotel Conrad Beijing pada Senin (15/5/2017) malam, seperti dikutip Antara.

Retno mengungkapkan hal itu setelah menghadiri pertemuan kepala negara/pemerintahan pada diskusi meja bundar KTT Belt and Road Forum.

Presiden Jokowi telah menghadiri KTT tersebut, bergabung bersama 28 pemimpin negara lainnya membahas kerja sama infrastruktur dan konektivitas.

(baca: Menlu Sebut KTT BRF Sepakat Prinsip Saling Hormati Kedaulatan)

Ajakan tersebut, jelas Retno, disampaikan sejumlah kepala negara/pemerintahan pada saat Jokowi berada di ruang tunggu VVIP Yangqi Lake International Conference Center sebelum diskusi meja bundar dimulai.

"Ada beberapa yang juga menyampaikan ingin berkunjung ke Indonesia. Jadi setiap ketemu, ayo datang ke negara saya, ada ajakan dan sudah sampai tanggal datang pada bulan ini hingga sebagainya," kata Retno menjelaskan ketertarikan negara sahabat mengundang Presiden Jokowi

Selain mendapat undangan, kepala negara/pemerintahan negara sahabat itu juga menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Tanah Air.

(Baca: Menlu RI-China Serukan Korut untuk Hormati Resolusi PBB

"Kita melihat bahwa hal itu menunjukkan adanya satu posisi khusus Indonesia, apalagi tadi pada saat menyampaikan pernyataan, Presiden menyampaikan mengenai posisi kita di dalam konteks Indo Pacific," kata Retno.

Menlu menuturkan, posisi geografis Indonesia yang berada di antara dua samudera, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, dinilai sebagai kawasan yang strategis.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah menghadiri KTT Belt and Road Forum for International Cooperation yang membahas potensi kerja sama di bidang infrastruktur dan konektivitas.

Indonesia juga menekankan agar kerja sama yang dilakukan dapat saling menguntungkan dan menghormati kedaulatan serta integritas suatu negara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pemungutan Suara Pilkada 2020 akibat Wabah Virus Corona

Penundaan Pemungutan Suara Pilkada 2020 akibat Wabah Virus Corona

Nasional
Tiga Dasar Hukum Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Salah Satunya Perppu Era Soekarno

Tiga Dasar Hukum Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Salah Satunya Perppu Era Soekarno

Nasional
Perkara Jiwasraya, Kejagung Periksa Pengelola Saham Benny Tjokro

Perkara Jiwasraya, Kejagung Periksa Pengelola Saham Benny Tjokro

Nasional
Pilkada 2020 Ditunda, DPR Minta Dananya Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19

Pilkada 2020 Ditunda, DPR Minta Dananya Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19

Nasional
Pilkada 2020 Ditunda, Bawaslu Minta Kepastian Pelaksanaan Pilkada Selanjutnya Dimasukkan dalam Perppu

Pilkada 2020 Ditunda, Bawaslu Minta Kepastian Pelaksanaan Pilkada Selanjutnya Dimasukkan dalam Perppu

Nasional
Pilkada 2020 Ditunda karena Covid-19, Presiden Segera Terbitkan Perppu

Pilkada 2020 Ditunda karena Covid-19, Presiden Segera Terbitkan Perppu

Nasional
Komisi II Usulkan Opsi Pilkada Dilanjut Paling Lambat Desember 2020

Komisi II Usulkan Opsi Pilkada Dilanjut Paling Lambat Desember 2020

Nasional
Pilkada 2020 Ditunda, Anggaran Direalokasi untuk Penanganan Corona

Pilkada 2020 Ditunda, Anggaran Direalokasi untuk Penanganan Corona

Nasional
Penundaan Hari Pencoblosan Pilkada 2020 Akan Diatur di Perppu

Penundaan Hari Pencoblosan Pilkada 2020 Akan Diatur di Perppu

Nasional
KPU: Tampaknya Pilkada 2020 Tak Bisa Dilaksanakan Tahun 2020

KPU: Tampaknya Pilkada 2020 Tak Bisa Dilaksanakan Tahun 2020

Nasional
Pilkada 2020 Ditunda, Ini Tiga Opsi Terkait Pelaksanaannya

Pilkada 2020 Ditunda, Ini Tiga Opsi Terkait Pelaksanaannya

Nasional
Pemerintah dan DPR Sepakat Tunda Pilkada 2020 di Tengah Wabah Covid-19

Pemerintah dan DPR Sepakat Tunda Pilkada 2020 di Tengah Wabah Covid-19

Nasional
Pemerintah Umumkan Keputusan soal Mudik Besok Sore

Pemerintah Umumkan Keputusan soal Mudik Besok Sore

Nasional
KPK Diminta Libatkan PPATK dalam Seleksi Deputi Penindakan

KPK Diminta Libatkan PPATK dalam Seleksi Deputi Penindakan

Nasional
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Salurkan 165.000 APD ke Seluruh Indonesia

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Salurkan 165.000 APD ke Seluruh Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X