Kompas.com - 13/05/2017, 19:35 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

Yudha sempat kabur melalui kaca nako, namun ketiga seniornya berhasil mengamankannya dan mengembalikannya ke dalam barak.

Sekitar pukul 11.05 WIB, Yudha meminta izin ke kamar mandi. Setelah disetujui, AJ mendampingi Yudha.

Di kamar mandi, AJ merasa Yudha lama sekali di dalam karena sudah hampir 10 menit tidak kunjung keluar. AJ menuturkan, Yudha tiba-tiba keluar dari kamar mandi sambil berlari dan menabraknya.

AJ sempat bertanya apakah aksi itu merupakan serangan kepadanya. Yudha menampik ha itu. Yudha kemudian berteriak ingin bunuh diri sambil menusukkan pisau komando ke tubuhnya sendiri.

"Kemudian Letda AJ berteriak meminta bantuan ke anggota yang berada di luar barak dan segera dievakuasi ke RSAU Lanud Abdulrachman Saleh," ujar Jemi. Namun, nyawa Yudha tidak tertolong.

(Baca: KSAU Perintahkan Selidiki Kematian Anggota Yonko Paskhas di Malang)

Jemi mengatakan, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyampaikan maaf dan duka mendalam bagi keluarga Yudha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.