Kompas.com - 11/05/2017, 19:21 WIB
Mentero Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat berbicara dalam acara saresehan mengenang tujuh tahun wafatnya Gus Dur di kantor MMD Initiative, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2017). Kristian ErdiantoMentero Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat berbicara dalam acara saresehan mengenang tujuh tahun wafatnya Gus Dur di kantor MMD Initiative, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menghadiri perayaan Hari Suci Waisak 2615 di Wihara Ekayana Arama pada Kamis (11/5/2017).

Dalam sambutannya, Luhut meminta umat Budha di Indonesia untuk meneladani Buddha dalam kehidupan bermasyarakat.

"Seperti yang diajarkan sang Buddha, kita harus memberikan kasih sayang dan membantu orang yang membutuhkan. Mari kita bantu orang yang kesusahan dan perhatikan mereka," ujar Luhut sebagaimana dikutip siaran pers resmi.

 

(Baca: Pesan Waisak 2017: Cinta Kasih Penjaga Kebhinekaan)

Selain itu, Luhut juga berpesan kepada umat beragama lain yang hidup di Indonesia untuk berpartisipasi di dalam menjaga keutuhan bangsa.

"Kita semua sama. Warga Indonesia mau dari Papua, Merauke hingga Aceh, tidak boleh terpecah belah. Kita harus menjadi satu bangsa yang kuat. Kita tidak boleh pecah hanya karena keberagaman itu," ujar Luhut.

"Hilangkan kebencian antar sesama yang membuat perpecahan dalam bangsa. Karena bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat," lanjut dia.

Luhut juga mengingatkan bahwa seluruh warga negara adalah sama di mata hukum. Oleh sebab itu, tidak perlu takut bagi masyarakat yang menjunjung tinggi hukum.

Masyarakat mesti memanfaatkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk semakin mempererat persatuan dan kesatuan.

(Baca: 678 Narapidana Beragama Buddha Terima Remisi Hari Raya Waisak)

Sebab, pembangunan yang digencarkan Presiden, tidak melihat salah satu kelompok tertentu.

"Presiden mengayomi seluruh masyarakat tanpa melihat suku, agama atau golongan melalui pembangunan. Kalau hanya ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi saja, Presiden bisa saja fokus ke satu daerah. Tapi beliau membangun Indonesia ini hingga pelosok tanah air kita," ujar Luhut.

Kompas TV Momen libur Waisak yang jatuh pada hari Kamis ini tampaknya dimanfaatkan warga sekitar Jakarta untuk bepergian dan berlibur.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengatasnamakan Diri sebagai Partai Demokrat, Moeldoko dkk Disomasi

Mengatasnamakan Diri sebagai Partai Demokrat, Moeldoko dkk Disomasi

Nasional
Menkes: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah, Jangan Di-shortcut

Menkes: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah, Jangan Di-shortcut

Nasional
Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Nasional
Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Penegasan Jokowi untuk Jaga Keselamatan dari Covid-19

Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Penegasan Jokowi untuk Jaga Keselamatan dari Covid-19

Nasional
Menkes Minta Masyarakat Waspadai Tranmisi Lokal Varian Vurus Corona B117

Menkes Minta Masyarakat Waspadai Tranmisi Lokal Varian Vurus Corona B117

Nasional
Masyarakat Diminta Waspada, Kapasitas Vaksinasi Sedang Turun dan Kasus Covid-19 Masih Bertambah

Masyarakat Diminta Waspada, Kapasitas Vaksinasi Sedang Turun dan Kasus Covid-19 Masih Bertambah

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kerasnya Persaingan Mendapatkan Vaksin Covid-19 | Bakamla Tegur Kapal Yunani di Perairan Maluku

[POPULER NASIONAL] Kerasnya Persaingan Mendapatkan Vaksin Covid-19 | Bakamla Tegur Kapal Yunani di Perairan Maluku

Nasional
Menkes: Jangan Sampai Vaksinasi Covid-19 Buat Kita Euforia dan Tak Waspada

Menkes: Jangan Sampai Vaksinasi Covid-19 Buat Kita Euforia dan Tak Waspada

Nasional
Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Nasional
Jozeph Paul Zhang Berani Mengaku Nabi ke-26 dan Menantang Dipolisikan, Diduga karena Tak Ada di Indonesia

Jozeph Paul Zhang Berani Mengaku Nabi ke-26 dan Menantang Dipolisikan, Diduga karena Tak Ada di Indonesia

Nasional
Menkes Minta Perdebatan soal Vaksin Nusantara Berjalan secara Ilmiah, Tidak Politis

Menkes Minta Perdebatan soal Vaksin Nusantara Berjalan secara Ilmiah, Tidak Politis

Nasional
Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Masyarakat Sudah Euforia, Tidak Waspada

Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Masyarakat Sudah Euforia, Tidak Waspada

Nasional
UPDATE Bencana di NTT: Korban Hilang Bertambah Satu Orang, Total 48

UPDATE Bencana di NTT: Korban Hilang Bertambah Satu Orang, Total 48

Nasional
Menlu Iran Kunjungi Indonesia Senin Besok, Bertemu Jokowi hingga Menlu Retno

Menlu Iran Kunjungi Indonesia Senin Besok, Bertemu Jokowi hingga Menlu Retno

Nasional
Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X