Elza Syarief Sampaikan ke KPK Pihak yang Pengaruhi Miryam

Kompas.com - 10/05/2017, 19:11 WIB
Tersangka pemberian keterangan palsu dalam sidang dugaan korupsi e-KTP, Miryam S Haryani, keluar dari Gedung KPK, Jakarta, memakai baju tahanan usai menjalani pemeriksaan, Senin (1/5/2017). Miryam langsung ditahan KPK usai ditangkap oleh tim dari Polda Metro Jaya saat berada di Hotel Grand Kemang. TRIBUNNEWS / HERUDINTersangka pemberian keterangan palsu dalam sidang dugaan korupsi e-KTP, Miryam S Haryani, keluar dari Gedung KPK, Jakarta, memakai baju tahanan usai menjalani pemeriksaan, Senin (1/5/2017). Miryam langsung ditahan KPK usai ditangkap oleh tim dari Polda Metro Jaya saat berada di Hotel Grand Kemang.
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara Elza Syarief mengaku dirinya menyampaikan ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang sosok yang mempengaruhi mantan anggota DPR Komisi II Miryam S Haryani untuk mencabut Berita Acara Pemeriksaan.

"Ya saya ada sebut tapi ndak perlulah (saya beritahu). Kalau yang jelas saya sebut jelas. Tapi kalau ada keterangan Miryam yang bilang banyak, saya enggak tahu siapa," kata Elza, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Elza ditanya apakah pihak yang mempengaruhi Miryam adalah sesama anggota DPR RI atau bukan. Elza tidak membenarkan atau membantah.

"Dia bilang teman-teman dia," ujar Elza.

Saat dikejar dengan pertanyaan apakah teman di sini maksudnya satu komisi dengan Miryam, Elza mengaku tidak mengetahuinya.

"Ya enggak tahu saya," ujar Elza.

(Baca: KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya)

Elza terus bergegas jalan masuk ke mobilnya. Ia tidak sempat menjawab apakah ada orang dari partai politik yang juga mempengaruhi Miryam.

Dalam persidangan sebelumnya, Miryam membantah semua keterangan yang ia sampaikan dalam BAP soal pembagian uang hasil korupsi e-KTP. Padahal, dalam BAP Miryam menjelaskan secara rinci pembagian uang dalam kasus e-KTP.

Menurut dia, sebenarnya tidak pernah ada pembagian uang ke sejumlah anggota DPR RI periode 2009-2014, sebagaimana yang dia beberkan sebelumnya kepada penyidik. Miryam bahkan mengaku diancam oleh penyidik KPK saat melengkapi BAP. Setelah dikonfrontasi oleh tiga penyidik KPK, Miryam tetap pada keterangannya sejak awal persidangan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X