Mantan Kapolri Widodo Budidarmo Tutup Usia - Kompas.com

Mantan Kapolri Widodo Budidarmo Tutup Usia

Kompas.com - 05/05/2017, 09:53 WIB
JB Suratno Mantan Kapolri Widodo Budidarmo

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri ke-7 Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo meninggal dunia pada Jumat (5/5/2017) sekitar pukul 02.41 WIB. Ia tutup usia pada usia 89 tahun.

Pagi ini, jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Hang Tuah VI Nomor 2, Jakarta Selatan.

Rencananya, almarhum dimakamkan pada Sabtu (6/5/2017) pukul 14.30 WIB di Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mewakili seluruh jajaran Polri menyampaikan ucapan duka cita.

"Polri berdukacita karena beliau salah satu putra terbaik Polri, tentunya juga panutan kita semua," kata Setyo.

"Semoga Almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya, mendapatkan tempat yang layak disisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," lanjut dia.

Widodo menjadi Kapolri di era pemerintahan Soeharto pada 26 Juni 1974 hingga 25 September 1978.

Sebelum menjadi Kapolri, Widodo menjabat sejumlah posisi penting di Polri. Ia pernah menjabat Kepala Bagian Organisasi Polisi di Purwakarta selama tiga tahun dan mengikuti Operasi Penumpasan Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat.

Salah satu prestasi Widodo, yakni didirikannya Kantor Bersama tiga Instansi di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang terdiri dari Polri, Pemda DKI Jakarta, dan Perum AK Jasa Raharja.

Program tersebut dalam rangka pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, seperti STNK, BPKB dan lain-lain.

Usai mendalami ilmu militer di US Coast Guard Officers Candidate School, Widodo menjabat Kabag Operasi Polisi Jakarta Raya pada 1960.

Setelah itu, ia menduduki sejumlah jabatan penting, yakni Panglima Korps Perairan dan Udara (1964), Panglima Daerah Kepolisian II Sumatera Utara (1967), dan Kadapol VII Metro Jaya periode 1970-1974.

Adapun penghargaan yang diraih Widodo selama aktif jadi anggota Polri yaitu Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara (I dan III), Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, Bintang Yudha Dharma Utama dan Bintang Jalasena Utama.

Dia juga memperoleh penyematan sejumlah Satya Lencana, seperti SL Karya Bhakti, SL Yana Utama, SL Panca Warsa, SL Perang Kemerdekaan (I dan II), SL COM V, SL Penegak dan SL Veteran Pejuang RI.

Tak hanya di dalam negeri, dari luar negeri pun ia menerima Commandeur Met de Zwaarden, Diplomatic Service Merit Heung in Medal, dan Bintang Panglima Setia Mahkota Pemerintah Malaysia.


EditorSandro Gatra

Close Ads X