Kompas.com - 27/04/2017, 17:03 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO/DENDY RAMDHANIBupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Nasdem masih mencari figur yang akan dipasangan dengan Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Sosok Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi salah satu yang dipertimbangkan.

"Komunikasi-komunikasi itu dibangun, dengan PDI-P, Golkar, Gerindra, dibangun. Golkar, PDI-P lagi melihat Dedi bagus juga," kata Ketua DPP Partai Nasdem Johnny G Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Namun, hal itu masih belum menjadi keputusan melainkan baru menjadi pertimbangan Nasdem sebagai partai pengusung Ridwan.

"Jadi ini yang masuk dalam radar Partai Nasdem. Radar kami," sambungnya.

(Baca: Ahok-Djarot Kalah, Ruhut Sitompul Bantu Ridwan Kamil di Pilkada Jabar)

Johnny menambahkan, Jabar memiliki banyak tokoh muda yang hebat dan layak menjadi pemimpin. Diskusi dan lobi-lobi masih terus berjalan.

Anggota Komisi XI DPR RI itu menegaskan, pasangan yang dicari untuk Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, adalah figur yang bagus untuk Jabar. Pihaknya berharap pemilih di Jabar mengedepankan demokrasi rasional, bukan demokrasi identitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca: Desy Ratnasari Siap jika Diusung untuk Pilkada Jabar)

"Memilih calon karena latar belakang sukunya sama, memilih calon karena pergi beribadahnya sama. Nah kami hindari itu," tuturnya.

Nasdem, kata dia, memprioritaskan pemilihan pasangan untuk Ridwan ditentukan atas pertimbangan rasional seperti usulan program dan pengalaman.

"Karena ini pemimpin untuk rakyat, untuk membangun daerah. Kami harapkan Pilkada Jabar jadi salah satu ukuran dimana demokrasi rasional itu bisa diimplementasikan," tuturnya.

Kompas TV Ridwan Kamil Temui Mantan Gubernur Jabar Solihin
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Peringatan BMKG soal Potensi Tsunami 8 Meter | Alasan Vaksinasi Menurun karena Banyak Daerah Inginkan Vaksin Sinovac

[POPULER NASIONAL] Peringatan BMKG soal Potensi Tsunami 8 Meter | Alasan Vaksinasi Menurun karena Banyak Daerah Inginkan Vaksin Sinovac

Nasional
Nelayan Indonesia, Australia, dan Riwayat Permasalahan di Perairan

Nelayan Indonesia, Australia, dan Riwayat Permasalahan di Perairan

Nasional
Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

Nasional
Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Ketum PKB: 'Reshuffle' Kabinet Masih Sebatas Rumor

Ketum PKB: "Reshuffle" Kabinet Masih Sebatas Rumor

Nasional
Singgung Varian Corona Omicron, Menlu Ungkap 4 Agenda RI Wujudkan Visi 2045

Singgung Varian Corona Omicron, Menlu Ungkap 4 Agenda RI Wujudkan Visi 2045

Nasional
Mensos Ingatkan Guru Ajarkan Siswa Tak 'Bully' Penyandang Disabilitas

Mensos Ingatkan Guru Ajarkan Siswa Tak "Bully" Penyandang Disabilitas

Nasional
Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

Nasional
Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

Nasional
Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

Nasional
Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

Nasional
Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

Nasional
Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

Nasional
UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

Nasional
Jokowi: Saya Ingin Presidensi Indonesia di G20 Tak Sebatas Seremonial

Jokowi: Saya Ingin Presidensi Indonesia di G20 Tak Sebatas Seremonial

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.