Wakil ketua MPR: Medsos Hampir Tak Terkendali, Penuh Hoaks

Kompas.com - 21/04/2017, 22:30 WIB
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Mahyudin KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRAKetua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Mahyudin
EditorKontributor Brisbane, Krisiandi
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

MEDAN, KOMPAS.com - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menilai penggunaan media sosial saat ini hampir tidak terkendali. Dampaknya, banyak muncul berita hoaks atau kabar bohong. 

"Media sosial hampir tidak terkendali, di sini WhatsApp, Facebook, Twitter penuh dengan hoaks dan fitnah," kata Mahyudin saat memberikan sambutan di acara sosialisasi empat pilar MPR RI di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Jumat (21/4/2017).

Mahyudin mengatakan, di China, ada media sosial yang diblokir pemerintahnya. Sementara di Indonesia, media sosial banyak dimanfaatkan akun palsu penyebar fitnah.

(Baca: Menteri Agama Ajak Universitas Ikut Perangi Hoaks)

"Di Twitter akun palsu banyak, kerjanya menyebar fitnah, mengadu domba orang," kata dia.

Politisi Golkar itu meyakini dengan mengamalkan empat pilar, masyarakat Indonesia akan tetap memiliki hati nurani, tenggang rasa dan rasa kekeluargaan dalam menyikapi hal apapun.

Dia juga meminta para mahasiswa untuk menjadi pelopor perjuangan perbaikan bangsa.

(Baca: Hingga Awal 2017, Polisi Terima 4.000 Laporan Terkait Hoaks)

Menurut Mahyudin, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, harus selalu kritis menyikapi dinamika yang terjadi di masyarakat, tanpa meninggalkan kegiatan belajar di kampus.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X