Fadli Zon Sebut Pertemuan Anies dan Ahok di Balai Kota Cairkan Suasana

Kompas.com - 20/04/2017, 17:28 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraWakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyambut positif pertemuan calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di Balai Kota, Kamis (20/4/2017) pagi.

"Saya kira bagus. Itu gesture bagus dari Anies untuk datang bahwa ini sudah selesai. Termasuk concession speech Basuki mengakui kekalahan. Ini cepat meredam. Saya kira sudah saatnya kita bersatu dari kemarin kita tersegregasi dengan pilihan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

(Baca: Ucapan Selamat Ridwan Kamil untuk Anies-Sandi dan Doa bagi Ahok-Djarot)

Politisi Partai Gerindra itu menilai Pilkada DKI dengan segala dinamikanya, sudah menguras emosi warga Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan tak jarang memunculkan perdebatan tajam yang berujung pada caci maki di media sosial.

(Baca: Taufik Nilai Pertemuan Anies dan Ahok Bisa Redakan Tensi Pendukung)

Karena itu, kata Fadli, bila nantinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil resmi, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno harus segera menyatukan kembali masyarakat Jakarta yang sempat terkotak-kotakan karena perbedaan pilihan politik.

"Kemenangan Anies - Sandi ini kemenangan rakyat Jakarta, pilkada ini sudah selesai dan tidak perlu diperpanjang, dan yang penting kita semua harus segera menata kembali Jakarta ke depan. Yang penting kedepankan persatuan untuk Jakarta dan membangun Indonesia," ujar Wakil Ketua DPR ini.

Anies Baswedan dan Ahok bertemu di Balai Kota Jakarta sehari setelah pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga, Anies-Sandiaga Uno unggul suara atas Ahok-Djarot Saidul Hidayat.

(Baca: Apa Hasil Pertemuan Ahok dan Anies Selama 20 Menit di Balai Kota?)

Seusai pertemuan, Anies mengaku akan mengupayakan rekonsiliasi antara pendukungnya saat gelaran Pilkada DKI Jakarta dengan pendukun Ahok.

Anies menjelaskan, rekonsiliasi dilakukan guna mempersatukan kembali masyarakat yang sempat berbeda pilihan dukungan saat Pilkada DKI Jakarta berlangsung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Nasional
Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Nasional
Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Nasional
Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Nasional
Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Nasional
Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Nasional
Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Nasional
Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Nasional
Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Nasional
Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Nasional
Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Nasional
Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X