Kompas.com - 20/04/2017, 13:48 WIB
Calon gubernur DKI nomor urut 3 Anies Baswedan usai menggunakan hak suaranya di TPS 28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta mengunggulkan pasangan Anies-Sandi atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOCalon gubernur DKI nomor urut 3 Anies Baswedan usai menggunakan hak suaranya di TPS 28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta mengunggulkan pasangan Anies-Sandi atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menuntaskan masa jabatannya selama lima tahun bila nantinya resmi terpilih.

Fadli mengatakan, itu merupakan komitmen yang telah disampaikan Anies Baswedan sebelum masa pemungutan suara.

Hal tersebut disampaikan Fadli menanggapi tren penggunaan jabatan Gubernur DKI Jakarta sebagai batu loncatan untuk menjadi pemimpin di tingkat nasional.

"Sekarang ini fokusnya Jakarta dulu. Diperbaiki dulu Jakarta kita ini. Seperti yang disampaikan Anies dan kami komitmen seperti itu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

"Fokus adalah kepada Jakarta karena diharapkan untuk di Jakarta, tentu bisa menuntaskan lima tahun untuk perbaiki Jakarta," ujar dia.

Melalui komitmen tersebut, Fadli mengatakan Anies harus menyelesaikan sejumlah permasalahan yang sudah membelit Jakarta.

Saat ditanya apakah ada komitmen tertulis agar Anies harus menuntaskan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI selama lima tahun, Fadli mengaku tak ada kontrak politik tertulis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seperti yang disampaikan Anies dan kami berkomitmen seperti itu, kami masih fokus ke situ dulu," ucap dia.

(Baca juga: Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang Berlangsung Aman...)

Sebelumnya, empat lembaga survei, yaitu Litbang Kompas, PolMark Indonesia, LSI Denny JA, dan SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) telah menampilkan hasil proses hitung cepat atau quick count untuk Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua pada Rabu (19/4/2017).

(Baca juga: Ini Tahapan Putaran Kedua Pilkada DKI Usai Pencoblosan)

Perbandingan hasil quick count empat lembaga survei ini dihimpun secara bersamaan setelah semua data sampel di lapangan terkumpul 100 persen pada Rabu sore.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.