Kompas.com - 20/04/2017, 07:41 WIB
Presiden AS Donald Trump didampingi wakil presiden Mike Pence menyaksikan parade kehormatan usai dilantik di Washington DC, Jumat (20/1/2017). Nicholas Kamm / AFP Presiden AS Donald Trump didampingi wakil presiden Mike Pence menyaksikan parade kehormatan usai dilantik di Washington DC, Jumat (20/1/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, Kamis (20/4/2017) pagi, dijadwalkan menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence. Jokowi menerima Pence di Istana Merdeka, Jakarta.

Berdasarkan agenda Presiden yang dirilis Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Kepresidenan, Pence datang ke Istana sekitar pukul 10.00 WIB. Jokowi akan menyambut Pence yang datang bersama istri, Karen Pence.

Keduanya kemudian mengikuti sesi foto bersama kemudian dilanjutkan dengan bincang-bincang di beranda atau yang populer disebut veranda talk.

(Baca: Wapres AS Mike Pence Tiba di Jakarta)

Jokowi dan Pence kemudian dijadwalkan memberikan pernyataan pers bersama di ruangan Kredensial Istana Merdeka dan dilanjutkan dengan menyaksikan seni dan budaya khas Indonesia di Istana Negara.

Sebelumnya, pemerintah menyambut baik kunjungan kehormatan Wapres Pence ke Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kunjungan kehormatan itu merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-AS.

"Kami ingin tetap mempunyai hubungan yang baik dengan semua negara. Termasuk Amerika," ujar Kalla di Kantor Wapres, Selasa (11/4/2017) lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca: Bertemu Mike Pence, Wapres Akan Tanyakan Dampak Kebijakan Trump ke Indonesia)

Kerja sama Indonesia-AS sudah terbangun sejak lama. Sebagai bukti, banyak perusahaan di sektor sumber daya alam dan tambang asal Negeri Paman Sam yang eksis di Indonesia. Misalnya Chevron, Exxon Mobile, dan Freeport.

"Sehingga kita harus menjaga hubungan baik itu," ujar Kalla.

Selain itu, pertemuan dengan Pence juga akan dijadikan momen untuk mengetahui apa efek kebijakan pemerintah AS di bawah kepemimpinan Donald Trump terhadap Indonesia.

"Tentu kita tetap kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan kepentingan kita," ujar Kalla.

Kompas TV Wapres Amerika Serikat Resmi Dijabat Michael Pence
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Nasional
Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Nasional
Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Nasional
Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Nasional
Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Nasional
Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Nasional
Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Nasional
UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

Nasional
DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

Nasional
Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Nasional
UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

Nasional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

Nasional
UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

Nasional
UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.