Pasca Pilkada, PPP Harap Seluruh Kader Kembali Bersatu

Kompas.com - 19/04/2017, 13:26 WIB
Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika Basuki Tjahaja Purnama, Humphrey Djemat, dalam sebuah diskusi di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERATim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika Basuki Tjahaja Purnama, Humphrey Djemat, dalam sebuah diskusi di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua Umum Parsatuan Pembangunan (PPP) Humphrey Djemat mengatakan, polarisasi dukungan yang diberikan PPP di Pilkada DKI Jakarta, bukan persoalan besar.

Hanya, ia berharap, polarisasi itu dapat segera diakhiri setelah Pilkada DKI usai.

Ia mengatakan, kubu PPP yang dipimpin M Rommahurmuziy sebelumnya memberikan dukungan kepada pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, pada putaran pertama Pilkada DKI.

Sementara, pihaknya memberikan dukungan kepada pasangan Basuki Tjahja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat.


“Kita tetap berpegang teguh. Usai pilkada, kita juga akan rekonsiliasi semua pihak,” kata Humphrey di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Sejauh ini, ia menambahkan, sudah banyak perubahan yang ditunjukan Ahok selama mengikuti proses pencalonan, baik itu dari sikap maupun tutur kata.

Ia berharap, dengan adanya perubahan tersebut, para pihak yang sebelumnya sempat berseberangan dengan Ahok, dapat merapatkan barisan bila paslon yang mereka usung menang.

“Karena bagaimana pun (jika menang) dia kan gubernur yang harus merangkul semuanya,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X