Tersangka Korupsi Anggap Kejahatan Terhadap Novel Tidak Manusiawi

Kompas.com - 11/04/2017, 22:04 WIB
Hakim Konstitusi nonaktif Patrialis Akbar mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Rabu (22/2/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINHakim Konstitusi nonaktif Patrialis Akbar mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Rabu (22/2/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus korupsi Patrialis Akbar merasa prihatin atas tindak kejahatan yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Hal itu disampaikan Patrialis usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, di Jalan Kuningan Persada Kav 4, Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2017) malam.

"Saya secara pribadi merasa prihatin," ujar Patrialis.

Novel sebelumnya disiram cairan yang diduga air keras oleh orang tak dikenal. Insiden tersebut terjadi usai novel melaksanakan salat Subuh di Masjid Jami Al Ihsan.

Patrialis mengecam tindakan itu. Ia juga berharap, polisi segera mengungkap pelaku dan motif yang melatarbelakangi tindakan tersebut.

(Baca: Pelaku Sudah Mengintai Novel Baswedan Sejak Beberapa Hari Lalu )

"Jelas dong saya ikut mengecam. Karena itu tindakan yang tidak manusiawi," kata Patrialis.

Menurut Patrialis, Novel merupakan penyidik senior di KPK. Selain itu, selama menangani kasus korupsi juga memiliki prestasi yang cukup bagus. Patrialis berharap bahwa kejadian yang menimpa Novel tidak menyurutkan KPK dalam memberantas korupsi.

"Meski saya sekarang jadi pasien KPK, saya tetap memberikan dukungan pada lembaga ini agar bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Saya ikut prihatin," kata Patrialis.

Patrialis ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima hadiah dalam bentuk mata uang asing sebesar 20.000 dollar AS dan 200.000 dolar Singapura (sekitar Rp 2,1 miliar).

Uang itu berasal dari Direktur Utama CV Sumber Laut Perkasa dan PT Impexindo Pratama Basuki Hariman agar permohonan uji materil Perkara No. 129/PUU-XIII/2015 tentang UU Nomor 41 Tahun 2014 Peternakan Dan Kesehatan Hewan dikabulkan MK.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X