Kompas.com - 06/04/2017, 21:36 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat kasus terorisme Sidney Jones menilai gerakan perlawanan terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama tidak ada korelasinya dengan kelompok teroris yang ada di Indonesia.

Namun, Sidney Jones tidak menampik bahwa sejumlah aksi damai yang digelar kelompok agama beberapa waktu terakhir rawan dibonceng kelompok teroris.

"Misalnya, pas demo 212. Jelas ada kelompok lain yang niatnya ingin melakukan kerusuhan, niatnya menyerang polisi yang berjaga di garis depan. Untungnya tidak berhasil," kata Sidney Jones saat diskusi di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Menurut dia, saat ini yang harus diwaspadai yaitu adanya gerakan kelompok teroris yang memanfaatkan gerakan kelompok lain, untuk mewujudkan tujuan mereka.

(Baca juga: Terorisme Ancam Negara)

Meski demikian, Sidney Jones tidak menegaskan, siapa kelompok yang dimanfaatkan tersebut.

"Bahwa ada yang men-direct untuk menggerakkan kelompok lain dan itu lebih berhasil, kalau tujuannya yaitu mendirikan negara Islam," ujar dia.

Kompas TV Aksi 411 dan 212 Jadi Sorotan di Penghujung 2016
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.