Wiranto Anggap DPD Sudah Bersatu karena Pimpinan Sudah Dilantik

Kompas.com - 05/04/2017, 19:00 WIB
Menko Polhukam Wiranto saat ditemui usai menghadiri acara Saresehan Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya bersama sejumlah instansi pemerintah, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017). Kristian ErdiantoMenko Polhukam Wiranto saat ditemui usai menghadiri acara Saresehan Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya bersama sejumlah instansi pemerintah, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menilai wajar jika ada perbedaan pendapat dalam parlemen, termasuk polemik pergantian kepemimpinan di Dewan Perwakilan Daerah.

Sebab, dalam sistem politik demokrasi memang terbuka terciptanya perbedaan pandangan.

"Semua perbedaan itu kan dibenarkan di republik ini," ujar Wiranto usai menghadiri Temu Nasional & Munas XIV 2017 Dewan Harian Nasional (DHN) 45 di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Menurut Wiranto, pemerintah tidak khawatir jika situasi di internal DPD saat ini akan mengganggu stabilitas nasional. 

"Sudah dilantik. Berarti sekarang sudah ada keputusan, sudah ada persatuan," kata Wiranto.

Namun, Wiranto mengimbau agar perbedaan pendapat di internal DPD tidak terjadi terus menerus dan mengerucut pada konflik berkepanjangan. Sedianya, DPD menyelesaikan masalahnya dengan cara sebaik-baiknya.

"Kalau di DPD ada perbedaan pendapat yang menjurut kepada konflik, harus kita selesaikan," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X