Kompas.com - 05/04/2017, 15:38 WIB
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Advokat Elza Syarief menghadiri panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Elza mengatakan pemeriksaan terkait kedatangan mantan anggota DPR Komisi II Miryam S Haryani ke kantornya, beberapa waktu lalu.

"Soal kedatangan Bu Yani ke kantor saya," kata Elza di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Elza mengakui, Miryam pernah mendatangi kantornya sebanyak tiga kali. Namun, ia enggan menjelaskan lebih jauh isi pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Elza membenarkan adanya pertemuan pengacara Anton Taufik dan Miryam di kantornya, membahas pencabutan BAP Miryam dalam kasus korupsi e-KTP.

"Iya (bahas e-KTP). Iya (pertemuan itu terkait pencabutan BAP Miryam)," ucap Elza.

Dikutip dari Tribunnews.com, Anton Taufik bertemu dengan Miryam di kantor Elza atas perintah dari Ketua Umum DPR Setya Novanto.

(Baca: KPK Dalami UU Tipikor untuk Jerat Miryam atas Dugaan Kesaksian Palsu)

Dalam pertemuan itu, Anton Taufik menyarankan Miryam mencabut isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dia tandatangani saat penyidikan dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Sebelumnya, saat sidang kasus e-KTP, Kamis (30/3/2016), Miryam membantah semua keterangan yang ia sampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). 

Dalam BAP itu, Miryam menjelaskan soal pembagian uang dalam kasus e-KTP.

Menurut dia, sebenarnya tidak pernah ada pembagian uang ke sejumlah anggota DPR RI periode 2009-2014, sebagaimana yang dia beberkan sebelumnya kepada penyidik.

Miryam bahkan mengaku diancam oleh penyidik KPK saat menyampaikan keterangan dalam BAP. Setelah dikonfrontasi dengan tiga penyidik KPK, Miryam tetap pada keterangannya saat mencabut BAP.

Kompas TV Penyidik KPK, Novel Baswedan menyebut satu per satu nama anggota dewan yang disebut Miryam S Haryani sempat mengancamnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.