Kompas.com - 04/04/2017, 20:32 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan telah menetapkan enam titik yang menjadi prioritas pengawasan dalam musim mudik Lebaran 2017.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa pelayanan terhadap masyarakat untuk momentum lebaran harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

"Beberapa titik yang kami tetapkan sebagai daerah yang harus kami awasi, ada enam titik. Bandara Soekarno Hatta, Merak, Senen, Pintu Tol Brebes, Batam, dan di Balikpapan," ujar Budi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

(Baca: Perlancar Arus Mudik, Kemenhub Tambah Kapal Roro di Tanjung Priok)

Ia memprediksi, jumlah angkutan mudik lebaran bakal meningkat, khususnya angkutan udara dan kereta api.

Budi menuturkan, koordinasi juga telah dilakukan dengan Polri untuk pengawasan.

"Secara kelembagaan kami sudah koordinasi dengan Polri dimana kami sebagai koordinator tapi di lapangan yang mengendalikan operasional adalah Polri," tuturnya.

(Baca: Jalan Tol Bertambah, Kepala Korlantas Yakin Arus Mudik Lancar)

Secara khusus, kata dia, kendaraan roda dua menjadi perhatian khusus. Sebab, 80 persen kecelakaan lalu lintas terjadi pada sepeda motor atau kendaraan roda dua.

"Oleh karenanya kami akan memberikan suatu cara yang lebih baik untuk mereka yang akan pulang menggunakan motor, kami naikkan kereta api, truk dan kami naikkan kapal," kata mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Nasional
Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Nasional
Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Nasional
Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Nasional
Aplikasi Perpanjang SIM dari Rumah Diapresiasi, Kompolnas: Menekan Potensi Pungli

Aplikasi Perpanjang SIM dari Rumah Diapresiasi, Kompolnas: Menekan Potensi Pungli

Nasional
UPDATE: Sebaran 5.656 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat 1.568

UPDATE: Sebaran 5.656 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat 1.568

Nasional
Pimpinan Komisi IX Sebut Tak Ada Kesepakatan Kolektif Ikuti Uji Klinis Vaksin Nusantara

Pimpinan Komisi IX Sebut Tak Ada Kesepakatan Kolektif Ikuti Uji Klinis Vaksin Nusantara

Nasional
UPDATE 14 April: 74.158 Spesimen Covid-19 Diperiksa Dalam Sehari

UPDATE 14 April: 74.158 Spesimen Covid-19 Diperiksa Dalam Sehari

Nasional
UPDATE 14 April: Suspek Covid-19 Ada 58.580 Orang

UPDATE 14 April: Suspek Covid-19 Ada 58.580 Orang

Nasional
UPDATE 14 April: Ada 108.384 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 14 April: Ada 108.384 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, Satgas Covid-19: Harus Ikuti Kaidah Ilmiah dan Standar WHO

Soal Vaksin Nusantara, Satgas Covid-19: Harus Ikuti Kaidah Ilmiah dan Standar WHO

Nasional
Ditawari Terawan, Gatot Nurmantyo Jadi Relawan Vaksin Nusantara

Ditawari Terawan, Gatot Nurmantyo Jadi Relawan Vaksin Nusantara

Nasional
Mengaku Sempat Diminta Gabung Kabinet Jokowi, Presiden KSPSI: Lebih Nyaman di Luar

Mengaku Sempat Diminta Gabung Kabinet Jokowi, Presiden KSPSI: Lebih Nyaman di Luar

Nasional
Satgas Covid-19 Tegaskan Kewenangan Penghentian Uji Vaksin Nusantara di Tangan BPOM

Satgas Covid-19 Tegaskan Kewenangan Penghentian Uji Vaksin Nusantara di Tangan BPOM

Nasional
IDI Pertanyakan Jaminan Prosedur Pengujian Vaksin Nusantara

IDI Pertanyakan Jaminan Prosedur Pengujian Vaksin Nusantara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X