Desa Tertinggal karena Pemuda yang Merantau Lupa Kampung Halaman - Kompas.com

Desa Tertinggal karena Pemuda yang Merantau Lupa Kampung Halaman

Kompas.com - 29/03/2017, 18:01 WIB
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Aktivis pemuda dari berbagai ormas dalam diskusi bertajuk Pemuda Indonesia Dalam Trajektori Kebangsaan dan Kemajuan di Cikini, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presidium PP Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Putu Wiratnaya menganggap peran pemuda dalam membangun daerah masa kini masih kurang.

Hal tersebut yang menyebabkan daerah penghasil pangan masih tertinggal dibandingkan perkotaan.

"Padahal kebutuhan pokok masyarakat, bersumber dari pertanian, nelayan, ada di daerah terpencil," ujar Putu dalam diskusi di Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Putu mengatakan, pemuda di daerah banyak yang merantau ke kota untuk menempuh pendidikan tinggi dan mencari penghidupan layak.

Namun, sebagian besar dari mereka tidak kembali ke kampung halaman untuk memajukan daerah asalnya.

"Zaman modern banyak pemuda desa pergi ke daerah yang sudah maju, ke perkotaan. Ketika sudah jadi masyarakat berpendidikan, lupa daerah," kata Putu.

Menurut Putu, semestinya para pemuda memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama merantau untuk diterapkan di desa. Misalnya, teknologi dalam pertanian yang memudahkan para petani di desa untuk bercocok tanam dan memanen hasil.

Ia menganggap, sarana dan prasarana penunjang yang diberikan pemerintah tidak tersebar merata.

"Maka pemuda-pemuda harus kembali ke daerah dan memajukan pertanian menggunakan teknologi," kata Putu.

Dengan demikian, menurut Putu, keinginan pemerintah untuk swasembada pangan bisa tercapai.

Kompas TV Pemberdayaan masyarakat pedesaan bisa dilakukan melalui beragam cara. Di gunung kidul yogyakarta, warga desa ngeposari memanfaatkan eceng gondok, menjadi karya bernilai ekonomis. Hasilnya, karya ini kini sudah menjadi salah satu komoditas ekspor andalan. Eceng gondok, selama ini dikenal sebagai gulma atau pengganggu tanaman air, yang hidup di atas rawa atau danau. Namun di tangan warga desa negeposari semanu gunungkidul, gulma ini disulap menjadi berbagai macam barang berguna, sekaligus diminati masyarakat.


EditorBayu Galih

Komentar

Terkini Lainnya

Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara

Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara

Nasional
Kapolri Instruksikan Jajarannya: Peringatan 'May Day' Harus Kondusif

Kapolri Instruksikan Jajarannya: Peringatan "May Day" Harus Kondusif

Nasional
Penindakan Diskotek Old City, Satpol PP Tunggu Perintah Anies

Penindakan Diskotek Old City, Satpol PP Tunggu Perintah Anies

Megapolitan
Penumpang yang Mobilnya Mendadak Berhenti di Tengah Jalan Ikuti Tes Narkoba

Penumpang yang Mobilnya Mendadak Berhenti di Tengah Jalan Ikuti Tes Narkoba

Regional
Bioskop di Selandia Baru Larang Penonton Pakai Piyama dan Sepatu Kotor

Bioskop di Selandia Baru Larang Penonton Pakai Piyama dan Sepatu Kotor

Internasional
Tersiram Air Panas di Pesawat, Penumpang Qantas Tuntut Ganti Rugi

Tersiram Air Panas di Pesawat, Penumpang Qantas Tuntut Ganti Rugi

Internasional
Menurut Kontras, Ini Penyebab Terjadinya Tindakan Penyiksaan terhadap Warga Sipil

Menurut Kontras, Ini Penyebab Terjadinya Tindakan Penyiksaan terhadap Warga Sipil

Nasional
KSPI Akan Uji Materi Perpres TKA ke Mahkamah Agung

KSPI Akan Uji Materi Perpres TKA ke Mahkamah Agung

Nasional
Anies dan Sandi Disebut Akan Resmikan Musala di Kampung Akuarium

Anies dan Sandi Disebut Akan Resmikan Musala di Kampung Akuarium

Megapolitan
Ini Penampakan Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Autisme

Ini Penampakan Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Autisme

Megapolitan
Dibuat Permanen, Pengerjaan Jembatan Babat-Widang Diprediksi Rampung H-10 Lebaran

Dibuat Permanen, Pengerjaan Jembatan Babat-Widang Diprediksi Rampung H-10 Lebaran

Regional
Kunjungi Maroko, Anies Ingin Indonesia Berbagi Pengalaman dengan Negara Lain

Kunjungi Maroko, Anies Ingin Indonesia Berbagi Pengalaman dengan Negara Lain

Megapolitan
Trump Dilaporkan Gunakan Ponsel Pribadi untuk Hubungi Penasihatnya

Trump Dilaporkan Gunakan Ponsel Pribadi untuk Hubungi Penasihatnya

Internasional
Hakim: Setya Novanto Terbukti Menyalahgunakan Kewenangan

Hakim: Setya Novanto Terbukti Menyalahgunakan Kewenangan

Nasional
Kades di Pemalang Diduga Tidak Netral, Bawaslu Hentikan Kasusnya karena Terlapor Menghilang

Kades di Pemalang Diduga Tidak Netral, Bawaslu Hentikan Kasusnya karena Terlapor Menghilang

Regional

Close Ads X