Tersangka Kasus E-KTP Andi Narogong Tiba di Gedung KPK

Kompas.com - 23/03/2017, 22:52 WIB
Tersangka Andi Narogong (kemeja biru menunduk) dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik saat digelandang masuk Gedung KPK, Kamis (23/3/2017) malam. AA merupakan pihak swasta yang menangani proyek tersebut. Kompas.com/Dani PrabowoTersangka Andi Narogong (kemeja biru menunduk) dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik saat digelandang masuk Gedung KPK, Kamis (23/3/2017) malam. AA merupakan pihak swasta yang menangani proyek tersebut.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Andi Narogong yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Kamis (23/3/2017) malam.

Andi merupakan tersangka ketiga yang ditetapkan KPK. Pantauan di lokasi, Andi tiba di Gedung KPK sekitar pukul 22.00 WIB.

Sejumlah penyidik KPK seperti Novel Baswedan dan Ambarati Damanik, tampak di dekat Andi. Andi terpantau mengenakan kemeja berwarna biru dibalut jaket biru dongker ketika turun dari mobil.

Dia memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Ia hanya berjalan tertunduk sembari melangkah ke dalam gedung di dalam rangkulan seorang penyidik KPK.

Selain membawa Andi, penyidik juga tampak membawa tiga koper. Diduga koper tersebut berisi sejumlah dokumen hasil penggeledahan yang dilakukan KPK sebelumnya di tiga lokasi di Cibubur, Jakarta Timur.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Andi sebelumnya ditangkap penyidik KPK di kawasan Jakarta Selatan.

(Baca: KPK Tangkap Andi Narogong Tersangka Baru Kasus E-KTP)

"Lokasinya belum bisa kami sampaikan lebih lanjut, daerahnya di Jakarta Selatan dilakukan penangkapan jelang siang hari ini. Masih dilakukan proses pemeriksaan," kata Febri di Gedung KPK, Kamis malam.

Dalam perkara ini, Andi disangka dengan Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X