Kompas.com - 23/03/2017, 19:10 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat meninjau kondisi Taman Sejarah Bandung, Selasa (24/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat meninjau kondisi Taman Sejarah Bandung, Selasa (24/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto membenarkan bila partainya membuka peluang untuk mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Peluang tersebut juga dilengkapi dengan beberapa syarat yang ditawarkan oleh PAN kepada pria yang kerap disapa Emil. Namun, Yandri menegaskan syarat yang disodorkan ke Emil bukanlah mahar politik berupa uang.

"Syarat yang kami maksud bukan syarat uang, tapi syarat yang lain. Memperkuat komunikasi dan konsolidasi di semua kalangan di Jawa Barat," ucap Yandri melalui pesan singkat, Kamis (23/3/2017).

Selain itu, PAN juga memberi syarat kepada Ridwan Kamil untuk tetap tetap memaksimalkan tanggung jawab sebagai wali kota Bandung.

"Intinya jangan sampai terbengkalai meski santer disebut akan maju di Pilgub Jawa Barat," tutur Yandri.

Ia pun menambahkan, PAN juga berencana menyandingkan beberapa kader partainya untuk menjadi wakil Ridwan Kamil, bila nanti jadi diusung di Pilkada Jabar.

Saat ditanya apakah sudah menjalin komunikasi dengan partai lain, Yandri menjawab hal itu belum dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau sama partai lain kami belum komunikasi," ucap Yandri.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku telah merajut pembicaraan dengan Partai Amanat Nasional (PAN) terkait Pilkada Jawa Barat 2018.

"Sudah (ada komunikasi), responsnya Alhamdulillah terima kasih mudah-mudahan mewujud pada dukungan yang riil yang akhirnya bisa menjadi penyemangat untuk menggenapkan dukungan," tutur Ridwan Kamil.

(Baca: Soal Dukungan terhadap Ridwan Kamil, PAN Belum Bahas secara Resmi)

Namun, dia mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut soal rencana deklarasi dukungan dari PAN.

"Itu yang saya maksud, saya suka enggak dikasih tahu jadwal-jadwal dukungan atau deklarasi, masing-masing partai punya timing sendiri," kata Ridwan Kamil.

(Baca juga: Soal Dukungan terhadap Ridwan Kamil, PAN Belum Bahas secara Resmi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Nasional
Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Nasional
Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Nasional
Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Nasional
Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Nasional
Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

Nasional
Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Nasional
Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Nasional
UPDATE: Tambah 178.375 Spesimen Diperiksa Dalam 24 Jam Terakhir

UPDATE: Tambah 178.375 Spesimen Diperiksa Dalam 24 Jam Terakhir

Nasional
Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X