Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi Masuk Radar PKB untuk Pilgub Jabar

Kompas.com - 20/03/2017, 20:41 WIB
Ridwan Kamil memberikan keterangan terkait kesiapannya menjadi salah satu calon Gubernur Jawa Barat pada pemilihan kepala daerah 2018 mendatang, di Unswagati, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (16/3/2017). Kompas.com / Muhamad Syahri RomdhonRidwan Kamil memberikan keterangan terkait kesiapannya menjadi salah satu calon Gubernur Jawa Barat pada pemilihan kepala daerah 2018 mendatang, di Unswagati, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (16/3/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) enggan terburu-buru dalam menentukan calon gubernur yang akan diusung pada Pilkada Jawa Barat 2018. Meski begitu, setidaknya ada tiga nama yang sudah dibidik, yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

"RK, Dedi Mulyadi sama Deddy MIzwar. Itu muncul juga. Artinya dalam radar kami lah," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dari ketiga nama itu, belum ada kecenderungan dukungan PKB akan mengarah kepada salah satunya. PKB, kata Daniel, masih akan melalui mekanisme survei untuk menentukan figur yang layak untuk didukung.

Survei tersebut, kata Daniel, belum kemungkinan dilaksanakan sekitar Agustus 2017 mendatang.


"Hasil survei menjadi pegangan utama," ucap Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu.

DPP PKB cenderung menyerahkan proses seleksi calon gubernur kepada pimpinan wilayah. Namun, ada sejumlah kriteria yang diharapkan PKB dari calon Gubernur Jabar yang akan diusungnya.

Pertama, calon gubernur tersebut harus mampub membawa kemaslahatan bagi publik, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) sebagai konstituen utama PKB.

"Kedua, harus punya keberpihakan kepada kelompok masyarakat menengah ke bawah," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Papua Diduga Lakukan Obstruction of Justice dalam Penanganan Peristiwa Paniai, Polri Tunggu Laporan Komnas HAM

Polda Papua Diduga Lakukan Obstruction of Justice dalam Penanganan Peristiwa Paniai, Polri Tunggu Laporan Komnas HAM

Nasional
Sabtu, Masyarakat Aceh Akan Serahkan Sejumlah Rekomendasi Akademik ke Presiden Jokowi

Sabtu, Masyarakat Aceh Akan Serahkan Sejumlah Rekomendasi Akademik ke Presiden Jokowi

Nasional
Adik Mentan Dapat Rekomendasi PAN Sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar

Adik Mentan Dapat Rekomendasi PAN Sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar

Nasional
Kejagung Periksa 13 Orang yang Keberatan Rekening Efeknya Diblokir

Kejagung Periksa 13 Orang yang Keberatan Rekening Efeknya Diblokir

Nasional
Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Nasional
Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Nasional
Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Nasional
Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Nasional
Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Nasional
Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Nasional
36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

Nasional
Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Nasional
KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X