Kompas.com - 20/03/2017, 17:29 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar Kompas.com/Ambaranie Nadia K.MKepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Penembakan dua warga Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Juman (51) dan Misno (35) diduga memiliki latar belakang politis.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, salah satu pelaku, GR alias A (31) merupakan tim sukses salah satu pasangan calon kepala daerah setempat.

"Penembakan dilakukan GR yang merupakan salah satu tim sukses sebuah partai yang ada di sana, kemudian kecewa karena hasil pemilu kalah," ujar Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Sementara itu, diketahui Juman juga merupakan simpatisan salah satu kandidat Bupati Aceh Timur dalam Pilkada serentak 2017.

Boy mengatakan, GR yang menggerakkan pelaku lainnya untuk melakukan penyerangan terhadap Juman.

"Yang bersangkutan merupakan pihak yang memerintahkan untuk melakukan eksekusi penembakan ini, bersama MJ dan satu orang yang masih DPO," kata Boy.

(Baca juga: Korban Penembakan di Aceh Timur Simpatisan Calon Kepala Daerah)

Dalam kejadian ini diperkirakan ada empat pelaku. Dua di antaranya masih dalam pencarian polisi.

(Baca: Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembakan di Aceh Timur)

Sebelumnya, Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto mengatakan, insiden itu berawal saat Yatimen, istri Juman terbangun dari tidur ketika melihat teras depan rumahnya mengeluarkan asap.

Ia kemudian membangunkan Juman dan membuka pintu. Setelah itu, orang tidak dikenal memberondong tembakan ke rumah Juman dengan total 11 tembakan. Salah satunya mengenai leher Juman.

Misno yang mengintip dari jendela pun ikut jadi sasaran. Sebuah peluru bersarang di perutnya. Kemudian para pelaku melarikan diri ke arah kebun sawit.

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sepuluh selongsong peluru dan dua amunisi yang diduga amunisi senjata laras panjang M16.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TTG - UPDATE 17 Mei: Ada 89.129 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

TTG - UPDATE 17 Mei: Ada 89.129 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 Mei: Tambah 212, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 48.305 Orang

UPDATE 17 Mei: Tambah 212, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 48.305 Orang

Nasional
Jokowi Minta KPK hingga Kemenpan RB Tindak Lanjuti Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK

Jokowi Minta KPK hingga Kemenpan RB Tindak Lanjuti Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK

Nasional
UPDATE 17 Mei 2021: Bertambah 4.295 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.744.045

UPDATE 17 Mei 2021: Bertambah 4.295 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.744.045

Nasional
Jokowi: Masih Ada Peluang Memperbaiki bagi 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Jokowi: Masih Ada Peluang Memperbaiki bagi 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Nasional
Eks Pimpinan KPK: 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK Disaring Lewat Cara yang Tidak Adil

Eks Pimpinan KPK: 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK Disaring Lewat Cara yang Tidak Adil

Nasional
Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Tak Dijadikan Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK

Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Tak Dijadikan Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK

Nasional
Jokowi: Saya Sepakat dengan MK, Pengalihan Status Pegawai KPK Jadi ASN Tak Boleh Merugikan

Jokowi: Saya Sepakat dengan MK, Pengalihan Status Pegawai KPK Jadi ASN Tak Boleh Merugikan

Nasional
Rapat dengan Komisi VIII DPR, Kemensos Berkomitmen Dukung RUU PB

Rapat dengan Komisi VIII DPR, Kemensos Berkomitmen Dukung RUU PB

Nasional
Nama BNPB Tak Disebutkan dalam DIM RUU Penanggulangan Bencana, Ini Penjelasan Mensos Risma

Nama BNPB Tak Disebutkan dalam DIM RUU Penanggulangan Bencana, Ini Penjelasan Mensos Risma

Nasional
Kritik Kedatangan WN China,  PAN: Protes Masyarakat Seakan Tak Didengar Pemerintah

Kritik Kedatangan WN China, PAN: Protes Masyarakat Seakan Tak Didengar Pemerintah

Nasional
Soal RUU Penanggulangan Bencana, DPR: Belum Ada Titik Temu Tentang Nomenklatur

Soal RUU Penanggulangan Bencana, DPR: Belum Ada Titik Temu Tentang Nomenklatur

Nasional
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp 172,35 Triliun

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp 172,35 Triliun

Nasional
Libur Lebaran, Mobilitas Masyarakat di Tempat Wisata Naik 38 hingga 100 Persen

Libur Lebaran, Mobilitas Masyarakat di Tempat Wisata Naik 38 hingga 100 Persen

Nasional
Materi TWK Pegawai KPK Dinilai Aneh, Agus Raharjo Minta KASN Turun Tangan

Materi TWK Pegawai KPK Dinilai Aneh, Agus Raharjo Minta KASN Turun Tangan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X