5 Berita Populer: Pasukan Merah Ahok, Keluarga Cendana, hingga Aksi Cor Kaki

Kompas.com - 20/03/2017, 06:04 WIB
Jalan Tol Bali Mandara KOMPAS.com/SRI LESTARIJalan Tol Bali Mandara
EditorHeru Margianto

4. Bayar Rp 15 Juta Bisa Foto-foto di Jalan Tol Bali Mandara

PT. Jasamarga Bali Tol selaku pengelola jalan Tol Bali Mandara, Bali, ternyata melayani permintaan masyarakat yang ingin menggunakan jalan tol tersebut untuk kepentingan lain.

Jalan tol itu kini bisa digunakan untuk foto preweding, pembuatan sinetron atau iklan komersil. Untuk hal itu, PT. JMBT menawarkan harga bervariasi.

Untuk foto preweding misalnya, dikenakan tarif Rp 15 juta untuk satu sesi, sementara untuk video tarifnya Rp 30 juta.

Apa menariknya tol ini? Selengkapnya baca di sini

5. Alasan Para Petani Kendeng Rela Mencor Kaki di Depan Istana Negara

KOMPAS.com/Kristian Erdianto Petani dari kawasan Pegunungan Kendeng melanjutkan aksi protes memasung kaki dengan semen di depan Istana Negara, besok, Rabu (15/3/2017). Pada hari ketiga aksi protesnya ini, jumlah petani yang menyemen kaki pun bertambah menjadi 20 orang. Dua hari sebelumnya, sebelas petani sudah mencor kakinya lebih dulu. Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Joko Prianto mengatakan, sembilan petani yang terdiri dari dua perempuan dan tujuh laki-laki ini, berasal dari Pati dan Kudus.
Sejak Senin (13/3/2017) lalu petani dari kawasan Pegunungan Kendeng melakukan unjuk rasa mencor kaki dengan semen di depan Istana Negara.

Para petani Kendeng itu memprotes izin lingkungan baru yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dengan terbitnya izin tersebut kegiatan penambangan karst PT Semen Indonesia di Rembang masih tetap berjalan.

Mereka pun meminta Presiden Joko Widodo segera mencabut izin lingkungan PT Semen Indonesia yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan menghentikan kegiatan penambangan karst oleh pabrik semen yang dinilai merusak lingkungan.

Aksi tersebut masih terus berlangsung dan jumlah petani kian bertambah. Pada hari kelima aksi protes, Jumat (17/3/2017), jumlah petani yang menyemen kakinya mencapai 50 orang.

Aksi yang sama pernah dilakukan oleh sembilan petani perempuan di depan Istana Negara pada April 2016.

Lalu, apa yang membuat para petani Kendeng ini rela mencor kaki untuk kedua kalinya dan mendesak bertemu dengan Presiden Jokowi?

Selengkapnya baca di sini. Ikuti perkembangan berita ini dalam topik "Protes Kartini Kendeng".  

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X