Ketua Komnas HAM: Kiai Hasyim Muzadi Pejuang Toleransi

Kompas.com - 16/03/2017, 17:46 WIB
Ketua Komnas HAM M Imdadun Rahmat di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (5/2/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKetua Komnas HAM M Imdadun Rahmat di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (5/2/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Nasional (Komnas HAM) Imdadun Rahmat mengatakan almarhum KH Hasyim Muzadi merupakan pejuang toleransi.  

Menurut Imdadun, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu merupakan salah seorang tokoh sentral yang selalu konsisten dalam menjaga kebinekaan dan keberagaman agama.

"Beliau salah satu tokoh sentral di NU yang konsisten menjaga kebinekaan, keberagaman agama. Konsen beliau adalah menyatukan antara konsep Islam dan Indonesia," ujar Imdadun saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (16/3/2017).

"Indonesia kehilangan sosok perawat kebinekaan," lanjut dia.

(Baca: Petugas Pemadam Kebakaran Berupaya Kuras Genangan Air di Makam Hasyim)

Imdadun menuturkan, semasa hidupnya, Hasyim Muzadi dikenal sebagai sosok bertangan dingin dalam merawat hubungan antar-umat beragama.

Seringkali, kata Imdadun, anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu menggelar pertemuan antara tokoh-tokoh agama meski sedang tidak terjadi konflik sosial.

"Beliau Sosok yang dingin tangannya dalam merawat keberagaman agama. Selalu mengadakan dialog lintas agama," kata Imdadun.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga mengungkapkan rasa duka atas wafatnya Kiai Hasyim Muzadi.

Menurut dia, Hasyim merupakan sosok kiai kharismatik yang selalu mengedepankan toleransi.

(Baca: Sumarsono: KH Hasyim Muzadi Jadi Payung dalam Kehidupan Bhinneka Tunggal Ika)

"Saya sangat kehilangan sosok kiai kharismatik yang membela toleransi. Apalgi NU sebagai penjaga NKRI. Semangat beliau, mencintai negara ini merupakan bagian dari iman," ucapnya.

KH Hasyim Muzadi meninggal dunia di kediamannya di Pondok Pesantren Al Hikam di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis pagi. Hasyim meninggal karena sakit.

Dari Malang, jenazah anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu diterbangkan ke Depok, Jawa Barat, untuk dimakamkan di Pesantren Al Hikam. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Febri Diansyah, Pimpinan Sebut Tak Ada Pegawai Mundur karena Perubahan Kondisi KPK

Selain Febri Diansyah, Pimpinan Sebut Tak Ada Pegawai Mundur karena Perubahan Kondisi KPK

Nasional
DPR dan Pemerintah Akan Bahas Klaster Ketenagakerjaan, KASBI: Pemerintah Tak Peka Kondisi Rakyat

DPR dan Pemerintah Akan Bahas Klaster Ketenagakerjaan, KASBI: Pemerintah Tak Peka Kondisi Rakyat

Nasional
Polisi: JPU Nyatakan Berkas 3 Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Lengkap

Polisi: JPU Nyatakan Berkas 3 Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Lengkap

Nasional
Pengamat LIPI Sebut Publik Lebih Memikirkan Nasibnya ketimbang Pilkada

Pengamat LIPI Sebut Publik Lebih Memikirkan Nasibnya ketimbang Pilkada

Nasional
Ahli Kesehatan Tak Dilibatkan dalam Rapat tentang Pilkada, DPR dan Pemerintah Butuh Keputusan Cepat

Ahli Kesehatan Tak Dilibatkan dalam Rapat tentang Pilkada, DPR dan Pemerintah Butuh Keputusan Cepat

Nasional
Penerapan PKPU Pilkada Diminta Tegas, DPR: Bisa Dievaluasi jika Banyak Pelanggaran

Penerapan PKPU Pilkada Diminta Tegas, DPR: Bisa Dievaluasi jika Banyak Pelanggaran

Nasional
Pengamat LIPI: Pilkada 2020 Terkait Ambisi Parpol pada Pilpres 2024

Pengamat LIPI: Pilkada 2020 Terkait Ambisi Parpol pada Pilpres 2024

Nasional
Keluarkan SE Baru, Menpan RB Minta Penguatan Crisis Center Covid-19 di Kantor Pemerintah

Keluarkan SE Baru, Menpan RB Minta Penguatan Crisis Center Covid-19 di Kantor Pemerintah

Nasional
Sanksi Langgar Protokol Kesehatan di Kampanye Terbuka: Peringatan hingga Pembubaran

Sanksi Langgar Protokol Kesehatan di Kampanye Terbuka: Peringatan hingga Pembubaran

Nasional
Pilkada 2020 Mulai Berdampak pada Penambahan Kasus Covid-19

Pilkada 2020 Mulai Berdampak pada Penambahan Kasus Covid-19

Nasional
UPDATE 25 September: 1.512 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, 1.092 Sembuh

UPDATE 25 September: 1.512 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, 1.092 Sembuh

Nasional
Angka Kematian Covid-19 Tinggi hingga Lewati 10.000, Ini Penjelasan IDI

Angka Kematian Covid-19 Tinggi hingga Lewati 10.000, Ini Penjelasan IDI

Nasional
Kemendagri Tugaskan 137 Pjs Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Pilkada

Kemendagri Tugaskan 137 Pjs Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Pilkada

Nasional
Maju di Pilkada 2020, Ini Harta Kekayaan Anak dan Menantu Jokowi

Maju di Pilkada 2020, Ini Harta Kekayaan Anak dan Menantu Jokowi

Nasional
Ini Saran PB IDI untuk Penyelenggara Pilkada Serentak 2020

Ini Saran PB IDI untuk Penyelenggara Pilkada Serentak 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X