Kemenlu: Kunjungan Wapres AS ke Indonesia Ajang tingkatkan Kerja Sama

Kompas.com - 15/03/2017, 20:09 WIB
Mike Pence di debat Calon Wakil Presiden AS di Universitas Longwood, Farmville, Virginia, Selasa (04/10) waktu setempat REUTERSMike Pence di debat Calon Wakil Presiden AS di Universitas Longwood, Farmville, Virginia, Selasa (04/10) waktu setempat
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyambut baik rencana kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence ke Indonesia untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arrmanatha Nasir menyampaikan, kedatangan tersebut bisa menjadi ajang mempererat hubungan kerja sama antar Indonesia dan AS.

"Terkait rencana kunjungan Wapres Amerika kami menyambut baik untuk meningkatkan hubungan kedua negara," Ujar Arrmanatha dalam konfrensi pers yang digelar di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2017).

Arrmanatha menyampaikan, kedua negara mempunyai hubungan erat di berbagai bidang.

"Indonesia dan Amerika memiliki partnership yang kuat," kata dia.

(Baca: Presiden Jokowi Akan bertemu Wakil Presiden AS Mike Pence)

Meskipun sudah direncanakan mengunjungi Indonesia, namun kata Arrmanatha, Kemenlu juga belum mengetahui secara pasti waktu tepatnya orang nomor dua di AS itu datang ke Indonesia.

"Terkait dengan waktu dan yang lainnya masih terus dibahas, apabila waktunya tiba akan diinformasikan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan Mike Pence akan berkunjung ke Indonesia dan bertemu Presiden Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr, saat bertemu di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).

"Ya memang betul, dalam pertemuan juga dibincangkan soal rencana kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat ke Indonesia," ujar Wiranto seusai pertemuan.

Wiranto menuturkan, saat pertemuan, mereka membicarakan substansi hal-hal yang akan menjadi bahan pertemuan antara Pence dan Jokowi.

Kompas TV Wapres Amerika Serikat Resmi Dijabat Michael Pence
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Nasional
Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

Nasional
Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Nasional
Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Nasional
18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Nasional
Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Nasional
18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

Nasional
Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Nasional
Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Nasional
KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Mengenal Weighted Vest, 'Rompi Militer' yang Dipakai AHY Berolahraga

Mengenal Weighted Vest, "Rompi Militer" yang Dipakai AHY Berolahraga

Nasional
Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Nasional
Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Nasional
ICW Pertanyakan Dasar Hukum Jaksa Agung Terkait Rencana Penindakan Koruptor di Bawah Rp 50 Juta

ICW Pertanyakan Dasar Hukum Jaksa Agung Terkait Rencana Penindakan Koruptor di Bawah Rp 50 Juta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.